Tak Hanya BBM, Kondisi Mesin Turut Menentukan Efisiensi Kendaraan Diesel 

Tim Brand Owner Pertamina Fastron, Mulianto (Kiri). (Foto: Radarjakarta.id/Ilham)
banner 468x60

TANGERANG, Radarjakarta.id – Upaya menghemat biaya operasional kendaraan diesel tidak cukup hanya dengan memilih bahan bakar yang tepat. Kondisi mesin yang terawat juga menjadi faktor penting dalam menentukan efisiensi konsumsi bahan bakar dan menjaga performa kendaraan tetap optimal.

Seiring berkembangnya teknologi mesin diesel modern, setiap komponen bekerja dalam satu sistem yang saling berkaitan. Ketika salah satu komponen mengalami penurunan kinerja, proses pembakaran dapat terganggu sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros dan risiko kerusakan meningkat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Tim Brand Owner Pertamina Fastron, Mulianto mengatakan perawatan berkala seharusnya menjadi bagian dari strategi pemilik kendaraan untuk menjaga efisiensi, bukan sekadar dilakukan ketika kendaraan mengalami gangguan.

“Perawatan berkala perlu dilihat sebagai investasi untuk menjaga efisiensi kendaraan diesel, dan bukan hanya dilakukan ketika muncul gejala kerusakan. Kondisi mesin yang terawat membantu menjaga pembakaran tetap optimal sehingga konsumsi bahan bakar lebih efisien dan umur pakai komponen mesin menjadi lebih panjang. Dengan begitu, pemilik kendaraan dapat menekan biaya operasional secara keseluruhan,” ujar Mulianto dalam Talkshow Pertamina Lubricants di GIIAS 2026, Sabtu (1/8/2026).

Ia menjelaskan, terdapat beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga performa mesin diesel. Mulai dari mengganti filter bahan bakar secara berkala agar sistem injeksi tetap bersih, menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan, hingga mengganti oli dan filter oli sesuai interval servis.

Selain itu, pembersihan saluran injeksi dan ruang bakar setelah kendaraan menempuh sekitar 20.000 kilometer juga disarankan untuk menjaga kualitas pembakaran. Bagi kendaraan yang menggunakan turbocharger, proses idling selama dua hingga lima menit sebelum mesin dimatikan dapat membantu menjaga keawetan komponen tersebut.

Perawatan sistem pendingin juga tidak kalah penting. Mesin diesel bekerja pada suhu tinggi sehingga penggantian coolant dan pengurasan sistem pendingin secara berkala diperlukan untuk mencegah overheat yang dapat memengaruhi performa mesin.

Mulianto menambahkan, penggunaan oli dengan spesifikasi yang direkomendasikan pabrikan juga menjadi bagian penting dari perawatan kendaraan diesel. Oli yang sesuai mampu melindungi komponen mesin dari keausan, menjaga kebersihan mesin, sekaligus mendukung efisiensi bahan bakar.

Menurutnya, kombinasi antara perawatan berkala dan penggunaan pelumas yang tepat akan membantu kendaraan bekerja lebih optimal, memperpanjang usia pakai mesin, serta mengurangi potensi pengeluaran akibat konsumsi bahan bakar yang tinggi maupun kerusakan komponen.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.