Biasa Tampil Kalem, Elang El Gibran Rela Jadi Karakter Paling “Red Flag” di Film 402 Rumah Sakit Angker Korea

Biasa Tampil Kalem, Elang El Gibran Rela Jadi Karakter Paling "Red Flag" di Film 402 Rumah Sakit Angker Korea
Elang El Gibran - as Bara
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Selama ini Elang El Gibran dikenal lewat citra “mas-mas Jawa” yang kalem dan bersahaja. Namun, di film horor terbaru produksi MD Pictures, 402 Rumah Sakit Angker Korea, ia tampil berbeda dengan memerankan karakter Bara, sosok yang ambisius dan penuh kontroversi.

Disutradarai Anggy Umbara, film ini mengisahkan sekelompok kreator konten horor yang nekat melakukan siaran langsung dari sebuah rumah sakit angker di Korea Selatan demi mengejar target fantastis, yakni 3 juta penonton live.

Di tengah misi penuh teror tersebut, Bara menjadi salah satu tokoh yang memandu jalannya siaran langsung. Ambisinya untuk mengejar popularitas membuatnya kerap mengambil keputusan yang memicu konflik dan membahayakan teman-temannya.

Elang mengaku karakter Bara menjadi salah satu peran paling menantang yang pernah ia mainkan karena sangat bertolak belakang dengan kepribadiannya.

“Kalau dari aku pribadi, yang paling menantang adalah bagaimana aku harus mengeluarkan sisi ‘nakal’ yang selama ini jarang terlihat. Di film ini, penonton mungkin bakal benar-benar kesal sama karakter Bara,” ujar Elang.

Karakter Bara digambarkan sebagai sosok yang rela mengambil risiko demi konten viral. Sikapnya yang nekat membuat penonton dibuat gemas sekaligus geregetan ketika situasi semakin mencekam di Rumah Sakit Angker Korea.

Menariknya, berbeda dengan karakter yang diperankannya, Elang justru mengaku sangat menikmati proses syuting film bergenre horor tersebut.

“Sebagai seseorang yang memang suka dengan hal-hal mistis, pengalaman syuting film ini justru sangat menyenangkan buatku. Ini benar-benar pengalaman yang berbeda,” katanya.

Selain Elang El Gibran, 402 Rumah Sakit Angker Korea juga dibintangi Arbani Yasiz, Saputra Kori, Diandra Agatha, Lea Ciarachel, Jang Hansol, dan Aylena Fusil.

Film yang menggabungkan unsur horor, misteri, dan ketegangan ini masih tayang di bioskop seluruh Indonesia, mengajak penonton mengikuti perjuangan sekelompok kreator konten yang harus mempertaruhkan nyawa demi mengejar popularitas di dunia digital.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.