Banyuwangi,Radarjakarta.id –Aksi dugaan pencurian buah jeruk di Dusun Kedungrejo, Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, berujung maut. Seorang dari dua terduga pelaku tewas setelah menjadi sasaran amuk massa yang emosi pada Selasa (15/9/2026) pagi.
Peristiwa ini bermula sekitar pukul 04.30 WIB ketika pemilik kebun, SA, didatangi warga di rumahnya. Warga memberitahukan bahwa ada dua orang terduga pelaku pencurian yang berhasil ditangkap di area perkebunan miliknya.
Sesampainya di lokasi kejadian, korban mendapati dua terduga pelaku beserta dua unit sepeda motor telah dikepung warga. Di dekat para pelaku, ditemukan tumpukan buah jeruk nipis yang telah dipetik, sebagian jeruk manis dalam karung biru, serta karung milik pelaku.
Jajaran Polsek Bangorejo yang dipimpin langsung oleh Kapolsek bersama Unit Reskrim dan SPKT tiba di TKP sekitar pukul 05.00 WIB usai menerima laporan masyarakat. Petugas langsung mengamankan kedua terduga pelaku, yakni Hari Setiawan, warga Dusun Tamansuruh, Desa Bangorejo, dan Vicky Kristianto, warga Dusun Sambirejo, Desa Sambimulyo.
Kondisi kedua terduga pelaku saat diamankan mengalami luka-luka akibat amukan massa. Petugas segera membawa keduanya ke Puskesmas Kebondalem untuk mendapatkan perawatan medis.
Hari Setiawan yang hanya mengalami luka ringan langsung dibawa ke Mapolsek Bangorejo untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, Vicky Kristianto mengalami luka parah sehingga harus mendapat perawatan intensif di puskesmas.
Namun, karena kondisi luka yang cukup kritis, pihak Puskesmas Kebondalem memberikan rujukan agar Vicky dirujuk ke Rumah Sakit Graha Medika. Malangnya, dalam perjalanan menuju rumah sakit, terduga pelaku dinyatakan meninggal dunia.
Selain mengamankan satu terduga pelaku yang selamat, Polsek Bangorejo juga menyita barang bukti berupa dua unit sepeda motor serta karung berisi buah jeruk manis dan jeruk nipis hasil curian. Kasus ini kini tengah ditangani oleh pihak Kepolisian Sektor Bangorejo.(Gus)











