Ahmad Fauzan Tegaskan Musda Menjadi Momentum Kebangkitan TP Sriwijaya DKI Jakarta

Wakil Ketua Umum TP Sriwijaya sekaligus Pimpinan Sidang Musda, Ahmad Fauzan, SH., MH., memimpin jalannya Musyawarah Daerah (Musda) TP Sriwijaya Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di Aula Grha Prodia Tower, Jakarta.
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Semangat persatuan, kebersamaan, dan komitmen membangun organisasi yang lebih maju mewarnai pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026.

Forum tertinggi organisasi di tingkat daerah ini menjadi momentum strategis dalam menentukan arah kepemimpinan serta program kerja organisasi untuk lima tahun mendatang.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Musda TP Sriwijaya yang digelar di Aula Grha Prodia Tower, Jalan Kramat Raya, Jakarta, berlangsung dengan tertib, demokratis, dan penuh nuansa kekeluargaan.

Seluruh rangkaian agenda berjalan lancar dengan mengedepankan prinsip musyawarah mufakat sebagai ciri khas organisasi yang menjunjung tinggi nilai persatuan.

Wakil Ketua Umum TP Sriwijaya sekaligus Pimpinan Sidang Musda, Ahmad Fauzan, SH., MH., menegaskan bahwa Musda merupakan sarana penting untuk melahirkan pemimpin yang memiliki kapasitas, integritas, serta visi yang mampu membawa organisasi semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Menurut Ahmad Fauzan, TP Sriwijaya DKI Jakarta membutuhkan figur pemimpin yang mampu memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas kontribusi organisasi dalam berbagai bidang pembangunan dan pelestarian budaya Sriwijaya di ibu kota.

“Melalui Musda ini kami berharap dapat menghasilkan pemimpin yang amanah, kompeten, dan mampu membawa TP Sriwijaya DKI Jakarta semakin maju, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi organisasi dan masyarakat,” ujar Ahmad Fauzan saat membuka sidang.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Ahmad Fauzan secara resmi membuka Musda yang disambut antusias seluruh peserta. Tepuk tangan meriah mengiringi dimulainya proses persidangan sebagai simbol optimisme dan harapan baru bagi masa depan organisasi.

Pada sidang pleno pertama, pimpinan sidang memaparkan tiga agenda utama yang menjadi dasar pelaksanaan Musda, yakni pengesahan jadwal acara, pengesahan tata tertib persidangan, serta pemilihan pimpinan sidang tetap.

Ahmad Fauzan menjelaskan bahwa seluruh tahapan dilaksanakan secara terbuka, transparan, dan sesuai mekanisme organisasi agar setiap keputusan yang dihasilkan memiliki legitimasi kuat dan dapat dipertanggungjawabkan secara organisatoris.

Selanjutnya, Tata Tertib Musda Nomor 02/MUSDA/TPS-JAKARTA/5/2026 dibacakan dan disahkan oleh peserta sebagai pedoman pelaksanaan seluruh agenda persidangan. Setelah itu, forum menetapkan pimpinan sidang tetap yang terdiri dari unsur TP Sriwijaya Pusat, Pengurus Daerah DKI Jakarta, serta Pengurus Cabang.

Susunan pimpinan sidang tetap yang ditetapkan yakni Ahmad Fauzan sebagai Ketua Sidang, Suntan Savia Reva sebagai Wakil Ketua Sidang, Sri Agustina sebagai Sekretaris Sidang, serta Rizki Oktavian dan Putra Marta sebagai anggota.

Memasuki agenda utama Musda, peserta melakukan proses penjaringan dan pemilihan Ketua Pengurus Daerah TP Sriwijaya Provinsi DKI Jakarta periode 2026-2031. Setelah melalui berbagai pertimbangan organisasi dan mekanisme musyawarah, forum akhirnya menetapkan H. Edi Mawardi, SH., MH. sebagai Ketua Pengda TP Sriwijaya DKI Jakarta terpilih.

Sebagai pimpinan sidang, Ahmad Fauzan kemudian menawarkan kepada seluruh peserta untuk menetapkan hasil pemilihan tersebut melalui mekanisme musyawarah mufakat dan aklamasi. Usulan tersebut mendapat dukungan penuh dari seluruh peserta yang hadir.

Dengan persetujuan bulat peserta Musda, H. Edi Mawardi resmi ditetapkan sebagai Ketua Pengda TP Sriwijaya Provinsi DKI Jakarta periode 2026-2031. Penetapan tersebut disambut tepuk tangan meriah sebagai bentuk dukungan dan harapan besar terhadap kepemimpinan baru organisasi.

“Alhamdulillah, seluruh peserta Musda secara bulat menyepakati dan menetapkan Saudara H. Edi Mawardi, SH., MH. sebagai Ketua Pengda TP Sriwijaya Provinsi DKI Jakarta periode 2026-2031 melalui musyawarah mufakat dan aklamasi,” ungkap Ahmad Fauzan saat memimpin sidang.

Usai penetapan ketua terpilih, forum melanjutkan agenda pembentukan tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan baru untuk menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan.

Saat dikonfirmasi pada Kamis (4/6/2026), Ahmad Fauzan memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menjaga suasana Musda tetap kondusif, demokratis, dan penuh semangat persaudaraan.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Musda menjadi bukti kuat bahwa TP Sriwijaya DKI Jakarta memiliki tekad bersama untuk terus berkembang menjadi organisasi yang semakin solid dan berdaya saing.

Ia menilai hasil Musda tidak hanya melahirkan kepemimpinan baru, tetapi juga memperkuat fondasi organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan dan peluang di masa mendatang.

Dengan berakhirnya seluruh agenda persidangan, Musda TP Sriwijaya Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 resmi ditutup setelah penyampaian sambutan dari Ketua Terpilih H. Edi Mawardi, SH., MH.

Musda ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan TP Sriwijaya DKI Jakarta dalam memperkuat peran organisasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas kolaborasi lintas sektor, serta menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya Sriwijaya di tengah dinamika pembangunan ibu kota.

Kepemimpinan baru yang terbentuk melalui Musda 2026 diharapkan mampu membawa TP Sriwijaya DKI Jakarta menjadi organisasi yang semakin profesional, modern, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan bangsa.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.