Nyimas Aliah Ajak Perempuan dan Lansia Tetap Tenang Hadapi Ancaman Bencana

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Ketua Umum Srikandi TP Sriwijaya, Nyimas Aliah, mengajak perempuan dan lansia tetap tenang menghadapi informasi mengenai potensi bencana. Menurutnya, kesiapsiagaan perlu diiringi ketenangan hati, kekuatan mental, ikhtiar, dan tawakal kepada Allah SWT. Pesan itu disampaikan dalam Kuliah Umum dan Diskusi Terfokus bertema “Belajar Ketergantungan Total kepada Allah” di Prodia Tower, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (25/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Nyimas Aliah menekankan pentingnya membedakan kewaspadaan dengan ketakutan. Informasi kebencanaan, kata dia, perlu disikapi secara bijak dengan mencari sumber terpercaya, menyiapkan kebutuhan dasar, mengetahui jalur evakuasi, serta mengikuti arahan pihak berwenang. Namun, setelah seluruh ikhtiar dilakukan, manusia juga perlu menyadari bahwa tidak semua keadaan dapat dikendalikan dan hasil akhirnya diserahkan kepada Allah SWT.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Ia memberikan perhatian khusus kepada para lansia agar tidak larut dalam kekhawatiran mengenai masa depan. Menurut Nyimas Aliah, usia senja seharusnya menjadi momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah melalui dzikir, doa, sedekah, silaturahmi, dan ibadah. “Tidak perlu mengejar dunia terlalu keras. Nikmati sisa usia dengan tenang. Perbanyak dzikir, doa, sedekah, silaturahmi dan ibadah,” pesannya.

Nyimas Aliah juga menegaskan bahwa ketergantungan total kepada Allah bukan berarti berhenti berusaha. Manusia tetap perlu menjaga diri, mempersiapkan kebutuhan, menyusun rencana, dan mengambil langkah yang diperlukan ketika menghadapi keadaan darurat. “Totalitas kepada Allah adalah menyerahkan seluruh rencana, usaha, harapan dan hasil hidup kita hanya kepada Allah, dengan keyakinan bahwa Dia selalu yang terbaik untuk kita,” ujarnya. Pesan tersebut dirangkum dalam prinsip “Yakin, Serahkan, Jalani.”

Kuliah umum itu menghadirkan Ustadz Abdul Ghafur, Komisaris Elmira Haromain CSM Tour & Travel Lubuklinggau, sebagai narasumber. Hadir pula Aseri Jemi Putri, Manager Elmira Haromain CSM. Dalam pemaparannya, Ustadz Abdul Ghafur menyampaikan bahwa bencana terbesar adalah ketika seseorang mendengar adanya bencana, tetapi hatinya tidak tergerak untuk mengambil pelajaran. Pesan tersebut menjadi bagian dari refleksi peserta mengenai kesiapan menghadapi ketidakpastian.

Sebagai organisasi yang memiliki perhatian terhadap pemberdayaan perempuan, Srikandi TP Sriwijaya mendorong kesiapsiagaan bencana dilakukan secara menyeluruh. Persiapan fisik seperti kebutuhan dasar, tas siaga, informasi kebencanaan dan jalur evakuasi perlu berjalan bersama kesiapan mental dan spiritual, terutama bagi perempuan, lansia, dan kelompok rentan. Nyimas Aliah mengingatkan masyarakat agar tetap waspada tanpa hidup dalam kecemasan. “Bersandar kepada Allah. Percaya kepada Allah. Berharap hanya kepada Allah,” pesannya.

Pesan tersebut mendapat apresiasi dari peserta, khususnya para ibu yang hadir. Mereka menilai ajakan untuk tetap berikhtiar sekaligus berserah diri kepada Allah relevan dengan banyaknya informasi mengenai potensi ancaman bencana. Melalui pesan “Yakin, Serahkan, Jalani”, Nyimas Aliah berharap masyarakat dapat menghadapi berbagai kemungkinan dengan lebih siap, tenang, saling menguatkan, serta tetap menjadikan ikhtiar dan tawakal sebagai bagian dari kehidupan. |Guffe*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.