Wakapolda Riau Hengki Haryadi Jadi Kapolda Papua Barat

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi dan mutasi terhadap 424 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri. Dalam perombakan tersebut, Brigjen Pol. Hengki Haryadi yang sebelumnya menjabat Wakapolda Riau mendapat promosi sebagai Kapolda Papua Barat Daya.

Mutasi tersebut tertuang dalam tiga Surat Telegram Kapolri, yakni ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026, yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026. Dari 424 personel yang mengalami perubahan penugasan, sebanyak 344 personel mendapatkan promosi atau penempatan pada jabatan baru.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Hengki menggantikan Brigjen Pol. Audie S. Latuheru sebagai Kapolda Papua Barat Daya. Sementara itu, Audie mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I pada Sespim Lemdiklat Polri. Serah terima jabatan dijadwalkan berlangsung pada 2 September 2026 di Mabes Polri.

Perubahan juga terjadi di Polda Riau. Posisi Wakapolda Riau yang ditinggalkan Hengki akan diisi Brigjen Pol. Simson Zet Ringu, yang sebelumnya menjabat Wakapolda Gorontalo. Selain Wakapolda, tiga posisi Kapolres di wilayah hukum Polda Riau turut mengalami pergantian.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Siregar dimutasi menjadi Wakapolresta Sidoarjo, Jawa Timur, dan posisinya digantikan AKBP Eko Rubianto. Sementara Kapolres Indragiri Hulu AKBP Eka Eriady mendapat tugas sebagai Wadir Reskrimum Polda Riau dan digantikan AKBP John Louis Letedara. Jabatan Kapolres Pelalawan yang sebelumnya diemban John kemudian dipercayakan kepada AKBP Ahmad Nur A. dari Bareskrim Polri.

Nama Brigjen Hengki Haryadi sebelumnya dikenal publik ketika dirinya bertugas sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Dalam rekam jejak penugasannya, Hengki tercatat pernah melakukan penangkapan terhadap Rosario de Marshall alias Hercules, termasuk dalam dua kesempatan berbeda di Jakarta.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan, rotasi dan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier personel. Penempatan pada jabatan baru disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, kompetensi, pengalaman, dan tantangan tugas yang dihadapi. Dengan penugasan baru tersebut, Brigjen Hengki Haryadi kini mendapat tanggung jawab memimpin Polda Papua Barat Daya, sementara penyegaran kepemimpinan di jajaran Polda Riau diharapkan menjaga kesinambungan pelayanan dan pelaksanaan tugas kepolisian.|Santi Sinaga*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.