Prabowo Panggil Panglima TNI ke Hambalang, Bahas Rekrutmen Suku Dayak Masuk TNI

banner 468x60

BOGOR, Radarjakarta.id — Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, para Kepala Staf Angkatan, serta sejumlah menteri di kediamannya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/8/2026). Pertemuan berlangsung sejak sore hingga malam dan membahas sejumlah isu strategis nasional.

Dalam rapat tersebut hadir Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Pertemuan itu menjadi bagian dari pemantauan Presiden terhadap sejumlah agenda pertahanan, sumber daya manusia, dan penanganan bencana.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah penyesuaian persyaratan rekrutmen masyarakat suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI. Prabowo meminta laporan perkembangan mengenai penyesuaian syarat tersebut agar kesempatan masyarakat Dayak pedalaman untuk mengabdi melalui TNI semakin terbuka.

Pembahasan mengenai masyarakat Dayak itu muncul setelah sebelumnya Prabowo menerima Panglima Jilah, pemimpin besar masyarakat Dayak Kalimantan, di Istana Merdeka. Dalam pertemuan tersebut, aspirasi masyarakat Dayak mengenai berbagai kebutuhan pembangunan hingga keinginan warga untuk bergabung dengan TNI-Polri turut disampaikan kepada Presiden.

Selain rekrutmen TNI, Prabowo menerima laporan mengenai penanganan sejumlah bencana, termasuk pemulihan pascagempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur, erupsi Gunung Merapi, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah Kalimantan dan Sumatra.

Untuk menghadapi karhutla, Prabowo menekankan pentingnya pencegahan di tingkat masyarakat. Presiden meminta Bintara Pembina Desa (Babinsa) ikut memberikan edukasi kepada warga mengenai bahaya pembakaran hutan dan lahan serta pentingnya menjaga lingkungan.

Rapat Hambalang tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap dua agenda sekaligus, yakni memperkuat sumber daya manusia pertahanan melalui akses rekrutmen yang disesuaikan bagi masyarakat Dayak pedalaman serta memperkuat penanganan dan pencegahan bencana, khususnya karhutla di Kalimantan dan Sumatra.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.