Mengatasi Krisis Air, PT Tirta Asasta Depok Membangun Water Tank Kapasitas 10 Juta Liter.

banner 468x60

Radar jakarta.id | DEPOK – Mengatasi ketersediaan penyaluran air untuk warga Depok, PT Tirta Asasta Kota Depok membangun water tank berkapasitas 10 juta liter di daerah Sukmajaya, Kota Depok.

Direktur Utama PT Tirta Asasta Depok, M.Olik Abdul Holik mengatakan pengoperasian water tank akan mulai di pertengahan tahun 2024.

“Saat ini pembangunan water tank masih dalam tahap penyempurnaan. Dalam hal ini untuk memperkokoh bangunan water tank supaya kuat dan kokoh dilakukan kajian oleh tim dari UI. Saat ini kami tengah melakukan perbaikan setelah itu kami evaluasi, setelah oke kami segera operasikan, Insya Allah tahun depan sudah beroperasi,” ujar Olik. Senin (11/09/2023).

Saat ini lanjut Olik masih dalam konstruksi water tank. Untuk kapasitas sendiri ada 10 juta liter tersebut, dalam macam kajian termasuk izin lingkungan kepada juga.Hal itu dimaksudkan agar bangunan water tank berkualitas dan keamannya terjamin.

“Bahkan water tank yang kami bangun ini anti gempa hingga 9 skala richter (SR), jadi sangat aman. Kami tidak menyiapkan musibah maupun terror kepada warga, Insya Allah water tank ini sangat kuat,” ungkapnya.

Kendati demikian Olik juga tetap menyiapkan mitigasi jika terjadi bencana yang menyebabkan water tank bocor seperti membuat dua saluran air yang langsung ke Kali Ciliwung dan pemagaran di sekeliling lokasi water tank.

“Meski masih dalam penyempurnaan dalam perjalanannya ada terjadi keretakan halus di lantai water tank tapi tidak berbahaya. Kami langsung memperbaikinya. Pada intinya kami tidak akan mengoperasikan jika tidak betul-betul sempurna,” tukasnya.

Terpisah Direktur Operasional PT Tirta Asasta Kota Depok, Sudirman menambahkan, water tank yang dibangun di wilayah Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Sukmajaya, dapat dipastikan tahan gempa.

“Kita berkaca kejadian gempa di Palu sekuat 7,7 SR beberapa tahun lalu dimana bangunan water tank seperti yang dimiliki PT Tirta Asasta saat ini tidak hancur dan masih utuh,” tambahnya.

Sementara itu dalam penggunaan bahan baku produksi, Sudirman menyebutkan berasal dari Inggris dengan kapasitas 10.000 M3 atau 10 juta liter.

“Material yang terpasang baik dari silent hingga baut-bautnya merupakan impor dari Amerika. Begitu juga dengan spesifikasinya, water tank ini sudah memperhitungkan kekuatan guncangan gempa,” paparnya.

Sedangkan untuk perhitungan masalah dengan kecepatan angin juga sudah dilerhitungkan juga termasuk ketebalan plat water tank yang telah berstandar internasional dengan ketebalan bervariasi mulai dari 3.0mm bagian atas hingga 16.0 mm pada bagian bawah.

“Water tank ini dibangun tidak mengundang sambaran petir dan sebagai medan magnet. Setelah dilakukan kajian independent luar pabrikan, harusnya dengan beban 10 juta liter ini, water tank memiliki ketahanan 225 MPa. Namun setelah diuji water tank milik kami mencapai 340 MPA artinya speknya melebihi beban itu sendiri,” tutupnya. | Eka*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.