DEPOK, Radarjakarta.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok menggelar rangkaian kegiatan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) 2026.
Kegiatan ini dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok dan Pengurus Anak Cabang (PAC) PPP Kecamatan Limo serta perwakilan pengurus ranting PPP se-Kecamatan Limo, Kota Depok.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok, H. Mazhab HM mengatakan, Musancab 2026 yang merupakan salah satu agenda kegiatan partai sebagaimana tertuang dalam AD/ART Partai.
H. Mazhab HM menjelaskan, penyelenggaraan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) kali ini mengusung sejumlah agenda penting partai berlambang Ka’bah diantaranya menata ulang kepengurusan PAC, menyusun rencana pembentukan kepengurusan ranting, menguatkan soliditas antar kader serta mematangkan strategi untuk memenangkan pemilu tahun 2029.
“Ya, ada beberapa agenda penting yang kami bahas dalam setiap pelaksanaan Musancab yang intinya menguatkan soliditas dan mengupayakan penambahan kursi di Parlemen mudah mudahan hasil Pemilu Legislatif 2029 bisa mendongrak perolehan kursi PPP minimal menjadi empat kursi,” katanya.
Meski belum lama ini pihaknya telah melakukan perombakan kepengurusan partai, namun Mazhab mengaku optimistis para pengurus partai yang baru bakal mampu melaksanakan semua agenda partai secara maksimal.
“Kami sangat meyakini pengurus partai yang sekarang bisa melaksanakan tugas dengan baik dan dapat memberi dampak positif bagi upaya meningkatkan perolehan suara PPP pada Pemilu 2029,” ujarnya.
Ketua Dewan Pengurus Anak Cabang (PAC) PPP Kecamatan Limo, M. Ihdhar Adli mengatakan akan mengintensifkan koordinasi dan konsolidasi dengan seluruh jajaran pengurus dan kader serta simpatisan PPP di wilayah Kecamatan guna meningkatkan perolehan suara PPP pada perhelatan pesta demokrasi rakyat tiga tahun mendatang.
“Melalui dukungan semua teman teman di PAC dan Ranting, Insha Allah PPP di Limo bakal mampu bersaing dengan partai lain guna memperebutkan minimal satu kursi di Parlemen pada perhelatan Pemilu tahun 2029,” katanya.











