Prabowo Tegaskan Proyek Masela Harus Untungkan Semua Pihak

banner 468x60

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela harus dijalankan berdasarkan prinsip saling menguntungkan bagi seluruh pihak. Menurutnya, proyek energi yang telah dinantikan hampir tiga dekade itu tidak boleh hanya menguntungkan investor, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat Indonesia, memperkuat ketahanan energi, dan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional.

Saat meresmikan groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela secara hybrid dari Istana Merdeka, Kamis (16/7/2026), Presiden menekankan bahwa pemerintah menghormati para investor yang telah menanamkan modal besar di Indonesia. Namun, di saat yang sama negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan kekayaan alam dikelola sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan,” tegas Prabowo.

Prabowo mengatakan Indonesia harus menjadi mitra investasi yang terpercaya. Investor berhak memperoleh keuntungan, sementara negara juga wajib menjaga kepentingan nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Negara menyebut LNG Abadi Masela merupakan proyek strategis yang telah tertunda selama hampir 30 tahun. Dimulainya pembangunan proyek ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempercepat kemandirian energi sekaligus mendorong transformasi menuju negara industri maju.

Presiden juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk INPEX dari Jepang, Petronas dari Malaysia, serta Pertamina, yang bersama-sama mengembangkan proyek tersebut. Ia berharap kolaborasi ini mampu mempercepat produksi gas sehingga manfaat ekonominya segera dirasakan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan proyek LNG Abadi Masela memiliki nilai investasi sekitar US$21 miliar atau setara sekitar Rp342 triliun, termasuk tambahan investasi untuk penerapan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS). Teknologi tersebut menjadikan Masela sebagai salah satu proyek LNG pertama di Indonesia yang mengintegrasikan CCS sejak tahap awal pengembangan.

Selain memperkuat ketahanan energi nasional, proyek ini diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia Timur melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan industri hilir, serta pemerataan pembangunan. Prabowo juga meminta BUMN dan Danantara mendampingi pengusaha lokal agar dapat berpartisipasi dan menikmati manfaat ekonomi dari proyek tersebut.

Sejumlah media nasional turut menyoroti dimulainya pembangunan LNG Abadi Masela sebagai salah satu proyek energi terbesar di Asia Tenggara yang dinilai berpotensi memperkuat posisi Indonesia dalam pasar LNG global. ***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.