JAKARTA, Rafarjakarta.id – Suasana Markas PWI Jaya di Gedung Bank Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026), tampak berbeda dari biasanya. Sejak pagi hari, puluhan wartawan dari berbagai media berdatangan dengan semangat yang sama: memperkuat kompetensi, memperdalam pemahaman organisasi, dan meneguhkan kembali idealisme profesi di tengah derasnya arus informasi digital.
Sebanyak 39 peserta mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) Peningkatan Angkatan ke-24 Tahun 2026 yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya. Mereka terdiri atas 14 calon anggota baru dan 25 anggota muda yang tengah menempuh proses peningkatan status keanggotaan. Bagi sebagian peserta, OKK bukan sekadar tahapan administratif, melainkan momentum untuk memperkaya wawasan dan memperkuat jati diri sebagai wartawan profesional.
Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, yang membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa OKK memiliki peran strategis dalam membangun kualitas sumber daya wartawan. Menurutnya, di tengah perubahan teknologi yang berlangsung begitu cepat, wartawan dituntut tidak hanya menguasai teknik jurnalistik, tetapi juga memahami etika, integritas, dan tanggung jawab profesi.
“OKK bukan sekadar kegiatan formal organisasi, tetapi menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman anggota terhadap nilai-nilai profesi, kode etik jurnalistik, serta peran strategis PWI dalam menjaga marwah pers dan meningkatkan kualitas wartawan,” ujar Kesit.
Selama empat jam pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi penting yang menjadi fondasi dalam kehidupan kewartawanan. Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan PWI Jaya, Penerus Bonar, mengulas Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI sebagai pedoman utama dalam berorganisasi. Materi tersebut membuka pemahaman peserta mengenai hak, kewajiban, serta tata kelola organisasi yang menjadi rumah besar bagi para wartawan.
Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Kehormatan PWI Jaya, Irdawati, mengingatkan peserta mengenai pentingnya menjaga integritas profesi melalui pemahaman Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, Kode Perilaku Wartawan, Pedoman Pemberitaan Ramah Anak, hingga Pedoman Pemberitaan Media Siber. Di tengah maraknya informasi yang beredar tanpa verifikasi, materi tersebut menjadi pengingat bahwa kepercayaan publik merupakan aset terbesar yang harus dijaga insan pers.
Tak kalah menarik, sesi yang dibawakan Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Jaya, Dr. Bagus Sudarmanto, mendapat perhatian khusus peserta. Melalui tema “Evolusi Berita di Era Digital”, ia mengajak wartawan memahami perubahan lanskap media yang kini bergerak semakin cepat. Menurutnya, kemampuan menulis berita yang akurat, berimbang, dan bernilai jurnalistik tetap menjadi kunci utama, meskipun platform penyebaran informasi terus berkembang mengikuti zaman.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Diskusi yang interaktif menunjukkan besarnya keinginan para wartawan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan tantangan profesi yang semakin kompleks. Bagi mereka, menjadi wartawan bukan hanya soal menyampaikan informasi, tetapi juga menjaga kualitas demokrasi melalui pemberitaan yang bertanggung jawab.
Ketua Pelaksana OKK, Arman Suparman, mengapresiasi seluruh peserta, pemateri, dan panitia yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, tingginya partisipasi dalam OKK menjadi indikator bahwa semangat belajar dan meningkatkan kompetensi masih tumbuh kuat di kalangan wartawan.
“Alhamdulillah, OKK Peningkatan Angkatan ke-24 Tahun 2026 berjalan lancar dan sukses. Kehadiran 14 calon anggota baru dan 25 peserta peningkatan keanggotaan menunjukkan semangat wartawan untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan memperkuat komitmen terhadap organisasi,” kata Arman.
Di penghujung acara, seluruh peserta menerima sertifikat OKK sebagai bentuk apresiasi sekaligus salah satu syarat dalam proses keanggotaan PWI. Namun lebih dari sekadar sertifikat, kegiatan ini meninggalkan pesan penting bahwa profesionalisme wartawan harus terus dirawat melalui pendidikan, etika, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman.
Melalui OKK Angkatan ke-24 Tahun 2026, PWI Jaya kembali menegaskan komitmennya untuk mencetak wartawan yang tidak hanya kompeten dalam menulis berita, tetapi juga memiliki integritas, memahami organisasi, dan siap menghadapi tantangan dunia pers yang terus berevolusi.***










