Ribuan Mahasiswa Kepung DPR, 5.955 Aparat Siaga Penuh

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Gelombang demonstrasi mahasiswa kembali mengguncang kawasan Gedung DPR RI dan sejumlah titik strategis di Jakarta, Rabu (17/6/2026). Massa yang berasal dari berbagai Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan organisasi kemahasiswaan turun ke jalan untuk menyuarakan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Aksi yang berlangsung sejak pagi itu mendapat pengawalan ketat aparat keamanan. Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sedikitnya 5.955 personel gabungan guna mengantisipasi gangguan keamanan dan memastikan demonstrasi berjalan tertib. Personel yang diterjunkan berasal dari unsur Polri, TNI, serta satuan pendukung lainnya.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Konsentrasi massa terlihat berada di sekitar kompleks DPR RI, kawasan Istana Negara, hingga sejumlah ruas jalan protokol Jakarta. Aparat menerapkan pengamanan berlapis dan rekayasa lalu lintas secara situasional sesuai perkembangan jumlah peserta aksi di lapangan.

Dalam aksinya, mahasiswa membawa enam tuntutan utama yang menjadi sorotan publik. Pertama, mendesak pemerintah menghentikan sementara dan mengevaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Desa Merah Putih. Kedua, meninjau kembali Undang-Undang Kepolisian. Ketiga, menolak praktik militerisme dan menuntut penguatan supremasi sipil.

Selain itu, mahasiswa juga meminta pemerintah mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Mereka juga menuntut akses pendidikan yang lebih inklusif, berkualitas, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia. Tuntutan terakhir adalah peninjauan kembali kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak yang dianggap membebani rakyat.

Di tengah orasi yang berlangsung bergantian, massa menegaskan bahwa demonstrasi bukan sekadar aksi simbolik, melainkan bentuk tekanan politik agar pemerintah lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat. Sejumlah perwakilan mahasiswa menyatakan bahwa berbagai kebijakan yang diprotes dinilai berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi dan sosial masyarakat.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh peserta aksi untuk menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan provokatif. Aparat juga meminta demonstran mengikuti prosedur penyampaian pendapat di muka umum agar aksi berlangsung aman dan kondusif.

Aksi mahasiswa kali ini menjadi salah satu demonstrasi terbesar dalam beberapa pekan terakhir dan diperkirakan masih akan berlanjut seiring meningkatnya tekanan terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang tengah menjadi perdebatan publik.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.