Erlangga Luncurkan Next Gen Choice, Buku Full English yang Selaras Kurikulum Merdeka

Erlangga Luncurkan Next Gen Choice, Buku Full English yang Selaras Kurikulum Merdeka
Erlangga Luncurkan Next Gen Choice, Buku Full English yang Selaras Kurikulum Merdeka
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Kebutuhan akan materi pembelajaran berstandar global terus meningkat seiring berkembangnya dunia pendidikan dan tuntutan kompetensi internasional. Menjawab tantangan tersebut, Penerbit Erlangga meluncurkan seri buku terbaru Next Gen Choice (NGC), buku pelajaran berbahasa Inggris penuh (full English) yang tetap selaras dengan Kurikulum Merdeka.

Peluncuran NGC digelar di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2026), dan dihadiri para praktisi pendidikan, tim penulis, akademisi, hingga public figure sekaligus perwakilan orang tua, Becky Tumewu.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

NGC hadir untuk jenjang SD dan SMP melalui mata pelajaran Mathematics dan Science. Seluruh materi disajikan dalam bahasa Inggris dengan tampilan full color yang interaktif, namun tetap mengacu sepenuhnya pada capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka.

Kehadiran buku ini menjadi solusi bagi sekolah bilingual maupun Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK) yang selama ini membutuhkan buku berstandar internasional tanpa harus meninggalkan kurikulum nasional.

Direktur Produk Penerbit Erlangga, Ch. Eny Wijayanti, menjelaskan bahwa peluncuran NGC dilandasi oleh komitmen Erlangga untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global.

“Untuk bisa bersaing di dunia internasional, peserta didik perlu dibekali kemampuan berbahasa global, salah satunya bahasa Inggris. Karena itu kami menghadirkan buku full English yang tetap selaras dengan Kurikulum Merdeka,” ujar Eny.

Menurutnya, penyusunan NGC didasarkan pada tiga fondasi utama, yaitu global competencies, profil lulusan, dan meaningful learning. Ketiga aspek tersebut dirancang agar proses pembelajaran tidak lagi berfokus pada hafalan, melainkan pada pemahaman yang bermakna dan aplikatif.

“Anak-anak perlu memahami mengapa mereka mempelajari suatu konsep dan bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari maupun masa depan mereka. Karena itu pembelajaran harus lebih kontekstual, bermakna, dan menyenangkan,” katanya.

NGC merupakan hasil kolaborasi para praktisi pendidikan berpengalaman, yakni Fransiska Susilawati, Fredy Sestywan, dan Virsa Sari. Dalam pengembangannya, para penulis mengadopsi pendekatan pembelajaran yang lazim digunakan di sekolah internasional, namun tetap disesuaikan dengan kebutuhan Kurikulum Merdeka.

Head Teacher BINUS School Serpong, Fredy Sestywan, mengatakan buku tersebut dirancang agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghubungkan materi dengan kehidupan nyata.

“Melalui eksperimen, observasi, proyek kolaboratif, dan berbagai aktivitas kontekstual, siswa tidak hanya belajar konsep akademik, tetapi juga mengembangkan kompetensi yang mereka butuhkan di masa depan,” ujarnya.

Untuk mendukung proses belajar yang lebih interaktif, NGC juga dilengkapi fitur QR Code yang menghubungkan siswa dengan berbagai materi audiovisual dan aktivitas pembelajaran digital.

Direktur Akademik Sekolah Bogor Raya, Fransiska Susilawati, menilai buku ini dapat menjadi jembatan bagi guru dalam menerjemahkan semangat Kurikulum Merdeka ke dalam praktik pembelajaran yang nyata.

Menurutnya, NGC tidak hanya membantu siswa memahami materi, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah yang menjadi kompetensi penting abad ke-21.

“Bahasa Inggris dalam buku ini bukan sekadar mata pelajaran, tetapi menjadi alat untuk membangun keberanian dan kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi di tingkat global,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa bahasa akan lebih mudah dipahami ketika digunakan dalam konteks yang nyata dan dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik.

Peluncuran NGC juga mendapat respons positif dari public figure sekaligus orang tua, Becky Tumewu. Ia menilai buku tersebut menjadi terobosan yang relevan dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi persaingan global.

Menurut Becky, kemampuan berbahasa Inggris dan berpikir global perlu dibangun sejak dini melalui proses belajar yang menyenangkan dan kontekstual.

“Anak-anak Indonesia memiliki potensi yang luar biasa. Yang mereka butuhkan adalah akses terhadap pembelajaran yang mampu membangun kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, dan cara berpikir global sejak usia dini,” ujarnya.

Ia menilai NGC tidak hanya menjadi investasi bagi siswa, tetapi juga bagi guru dan orang tua dalam mendampingi proses belajar anak.

Melalui peluncuran Next Gen Choice, Penerbit Erlangga berharap dapat menghadirkan sumber belajar berkualitas yang membuka wawasan peserta didik lebih luas, sekaligus mempersiapkan generasi muda Indonesia agar mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat global tanpa meninggalkan akar kurikulum nasional.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.