Persaingan Digital Bergeser ke Kecerdasan Buatan, Avonetiq Hadirkan AVO AI

Booth Avonetiq di IDMC 206. (Foto: Ist)
banner 468x60

TANGERANG, Radarjakarta.id – Lanskap pemasaran digital tengah mengalami perubahan besar seiring meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) sebagai sumber informasi utama masyarakat.

Jika sebelumnya perusahaan berlomba menguasai halaman pertama mesin pencari melalui strategi Search Engine Optimization (SEO), kini tantangan baru muncul: bagaimana agar sebuah brand direkomendasikan oleh platform AI.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menjawab perubahan tersebut, Avonetiq resmi meluncurkan AVO AI (getavo.ai), sebuah platform yang dirancang untuk membantu perusahaan memantau, mengukur, dan meningkatkan visibilitas brand mereka di berbagai layanan AI generatif, seperti ChatGPT, Gemini, Claude, Perplexity, hingga Google AI Overviews.

Perubahan perilaku konsumen menjadi faktor utama lahirnya solusi tersebut. Semakin banyak pengguna yang kini mengandalkan AI untuk mencari rekomendasi produk, membandingkan layanan, hingga memperoleh referensi sebelum mengambil keputusan pembelian.

Akibatnya, kehadiran sebuah brand tidak lagi hanya ditentukan oleh posisi di hasil pencarian, tetapi juga oleh seberapa sering dan seberapa relevan brand tersebut muncul dalam jawaban AI.

Tren ini diperkirakan akan terus berkembang. Gartner memprediksi penggunaan mesin pencari tradisional akan menurun hingga 25 persen pada 2026 seiring meningkatnya pemanfaatan chatbot AI dan virtual agent sebagai sumber informasi. Di sisi lain, Adobe Analytics mencatat lonjakan traffic dari platform AI generatif ke situs retail hingga 1.200 persen dalam tujuh bulan terakhir.

Melihat perkembangan tersebut, Avonetiq menilai perusahaan perlu memahami bagaimana AI memandang dan merepresentasikan brand mereka di ruang digital yang baru.

Melalui AVO AI, perusahaan dapat memantau kemunculan brand di berbagai model AI, menganalisis sumber informasi yang digunakan AI untuk menghasilkan jawaban, membandingkan posisi dengan kompetitor, serta memperoleh rekomendasi strategis guna meningkatkan peluang brand direkomendasikan dalam percakapan berbasis AI.

Berbeda dengan perangkat analitik digital konvensional yang berfokus pada performa website atau mesin pencari, AVO AI menitikberatkan pada pemantauan representasi brand di platform AI generatif. Pendekatan ini dinilai penting karena AI kini mulai berperan sebagai gerbang baru bagi konsumen dalam menemukan informasi, produk, dan layanan.

“Selama bertahun-tahun, perusahaan mengukur keberhasilan kehadiran digital melalui peringkat pencarian, traffic website, atau engagement. Namun ketika konsumen mulai bertanya langsung kepada AI, metrik tersebut tidak lagi cukup untuk menggambarkan bagaimana sebuah brand ditemukan dan dipertimbangkan,” ujar Co-Founder & Partner Avonetiq, Alexandro Wibowo saat ditemui di Tangerang, Jumat (5/6/2026).

Menurut Alexandro, perusahaan yang mampu membangun otoritas serta representasi yang kuat di platform AI akan memiliki peluang lebih besar untuk masuk dalam pertimbangan konsumen sejak tahap awal proses pengambilan keputusan.

AVO AI dikembangkan untuk digunakan oleh berbagai kalangan, mulai dari pemilik brand, praktisi pemasaran, hingga agensi komunikasi yang ingin beradaptasi dengan perubahan perilaku pencarian digital.

Selain menyediakan pemantauan berkala, platform tersebut juga membantu pengguna mengidentifikasi peluang peningkatan melalui analisis konten, struktur informasi, dan sumber referensi yang paling berpengaruh terhadap jawaban AI.

Sebagai perusahaan yang berfokus pada pemanfaatan AI untuk pemasaran dan komunikasi digital, Avonetiq memandang kemunculan AI Search sebagai salah satu transformasi terbesar dalam industri pemasaran sejak era mesin pencari modern.

“Dulu, fokus brand adalah bagaimana ditemukan di mesin pencari. Kini tantangannya berkembang menjadi bagaimana brand direpresentasikan dalam jawaban AI,” kata Alexandro.

Dengan semakin masifnya penggunaan AI dalam aktivitas pencarian informasi, kemunculan platform seperti AVO AI menunjukkan bahwa persaingan digital kini tidak lagi hanya terjadi di halaman pencarian, tetapi juga di ruang percakapan yang dibangun oleh kecerdasan buatan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.