PSG Kukuhkan Dinasti Baru Eropa, Arsenal Tumbang dalam Drama Adu Penalti Final Liga Champions

banner 468x60

BUDAPEST, Radarjakarta.id – Paris Saint-Germain (PSG) kembali menegaskan dominasinya di panggung sepak bola Eropa setelah sukses mempertahankan gelar Liga Champions musim 2025/2026. Klub asal Prancis itu menaklukkan Arsenal melalui adu penalti 4-3 setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Puskas Arena, Budapest, Hungaria.

Arsenal sempat membuat pendukung PSG terdiam ketika Kai Havertz mencetak gol cepat pada menit keenam. Keunggulan tersebut membuat The Gunners tampil percaya diri dan mampu meredam sejumlah serangan yang dibangun pasukan Luis Enrique sepanjang babak pertama.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

PSG baru mampu membalas pada babak kedua setelah wasit memberikan hadiah penalti usai pelanggaran terhadap Khvicha Kvaratskhelia. Ousmane Dembele yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-65.

Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan. PSG tampil lebih dominan dan terus menekan pertahanan Arsenal, sementara tim asuhan Mikel Arteta mengandalkan disiplin bertahan serta serangan balik cepat untuk menjaga peluang meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.

Meski kedua tim menciptakan sejumlah peluang berbahaya hingga babak tambahan waktu, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Ketatnya duel dua kekuatan Eropa itu akhirnya memaksa penentuan juara dilakukan melalui adu penalti yang berlangsung menegangkan.

Dalam babak tos-tosan, PSG tampil lebih tenang. Kegagalan Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes menjadi titik krusial yang membuat Arsenal kehilangan kesempatan membalikkan keadaan. PSG akhirnya memastikan kemenangan 4-3 dan mempertahankan mahkota Eropa yang mereka raih musim lalu.

Keberhasilan tersebut menjadikan PSG sebagai tim kedua di era modern Liga Champions yang mampu menjuarai kompetisi paling bergengsi di Eropa dalam dua musim beruntun setelah Real Madrid. Prestasi itu sekaligus memperkuat status Les Parisiens sebagai kekuatan utama sepak bola benua biru saat ini.

Bagi Arsenal, kekalahan ini menjadi penundaan berikutnya atas ambisi mengangkat trofi Liga Champions untuk pertama kalinya. Sebaliknya bagi PSG, malam di Budapest menjadi bukti bahwa mereka kini bukan sekadar penantang, melainkan penguasa baru sepak bola Eropa.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.