Inul Ancam Polisikan Penyebar Hoaks Harta Rp300 Miliar

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Penyanyi dangdut ternama Inul Daratista menyatakan keberatan atas beredarnya konten di media sosial yang mencantumkan namanya dalam daftar artis Indonesia dengan nilai kekayaan fantastis. Dalam unggahan yang viral, Inul disebut memiliki harta mencapai Rp300 miliar, angka yang menurutnya tidak memiliki dasar data yang jelas dan dapat menyesatkan publik.

Melalui akun media sosial pribadinya, Inul mengungkapkan kekecewaan terhadap pihak-pihak yang menyebarkan informasi tersebut. Ia menilai konten yang membahas dan menghitung kekayaan seseorang tanpa sumber yang dapat dipertanggungjawabkan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Pedangdut yang telah berkarier puluhan tahun itu bahkan membuka kemungkinan menempuh langkah hukum apabila informasi serupa terus disebarluaskan.

“Saya akan laporkan polisi jika berita ini masih berlanjut di semua lapak,” tulis Inul dalam unggahannya, Sabtu (30/5/2026).

Menurut Inul, bukan hanya dirinya yang berpotensi merasa dirugikan. Ia meyakini sejumlah artis lain yang namanya turut dicantumkan dalam daftar tersebut kemungkinan memiliki keberatan yang sama karena data yang digunakan belum tentu akurat maupun terverifikasi.

Ia menegaskan bahwa publik seharusnya lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang berkaitan dengan kehidupan pribadi seseorang, termasuk soal kekayaan dan aset.

Unggahan Dihapus, Pemilik Akun Minta Maaf

Tak lama setelah polemik tersebut mencuat, sejumlah pemilik akun yang diduga ikut menyebarkan konten itu menyampaikan permintaan maaf kepada Inul. Salah satu akun mengaku telah menghapus unggahan yang dianggap bermasalah dan menjelaskan bahwa dirinya hanya membagikan ulang konten yang sebelumnya beredar di media sosial.

Dalam pesan yang kemudian diunggah kembali oleh Inul, pemilik akun tersebut mengakui tidak mempertimbangkan dampak dari unggahan yang dibagikannya.

Ia juga berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik-baik dan tidak berlanjut ke ranah hukum.

Selain itu, terdapat akun lain yang turut menyampaikan permohonan maaf serupa. Mereka mengaku hanya mengikuti tren yang sedang ramai tanpa melakukan verifikasi terhadap kebenaran informasi yang beredar.

Jadi Pengingat Penting bagi Pengguna Media Sosial

Kasus yang melibatkan Inul Daratista ini kembali menjadi pengingat penting mengenai tanggung jawab pengguna media sosial dalam menyebarkan informasi. Di era digital, konten yang dibagikan ulang dapat menyebar luas dalam waktu singkat dan berpotensi menimbulkan dampak bagi pihak yang disebutkan.

Sementara itu, Inul menegaskan bahwa timnya masih memantau dan menelusuri akun-akun lain yang diduga ikut menyebarkan informasi serupa.

Polemik ini pun menjadi sorotan publik dan memicu diskusi mengenai pentingnya verifikasi data sebelum menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan privasi maupun kondisi keuangan seseorang.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.