Viral Lagu Ganggu Pidato Wawako di MTQ Padang

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Momen tak terduga mengguncang pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Jumat (17/4/2025). Acara yang semula berlangsung penuh khidmat mendadak berubah menjadi sorotan publik setelah terjadi gangguan suara yang tak terduga dari sistem pengeras suara panggung.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat tengah menyampaikan sambutan penting terkait penguatan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat serta dukungan terhadap program unggulan “Smart Surau”, tiba-tiba harus menghentikan pidatonya di tengah kalimat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Suara yang awalnya resmi dan penuh makna itu mendadak terputus oleh munculnya audio lagu berjudul “Lelaki Cadangan” yang terdengar jelas dari pengeras suara utama. Kejadian ini sontak mengejutkan peserta dan tamu undangan yang hadir di lokasi acara.

Dalam potongan sambutannya sebelum insiden terjadi, Maigus sempat menekankan harapan agar kafilah MTQ ke depan lebih banyak diisi oleh putra daerah sendiri. Namun suasana berubah drastis ketika suara musik menggantikan pidatonya di podium.

Sejumlah hadirin terlihat kaget, bahkan tawa spontan sempat terdengar di tengah situasi yang awalnya formal tersebut. Wakil Wali Kota pun sempat terdiam dan menoleh ke arah panitia untuk memastikan sumber gangguan suara.

Pihak penyelenggara segera bertindak cepat dengan mematikan sistem suara dan mengganti perangkat mikrofon. Setelah kondisi kembali normal, Maigus Nasir melanjutkan sambutannya dengan nada santai dan sempat melontarkan pernyataan ringan bahwa insiden tersebut justru menjadi pertanda MTQ akan berjalan sukses.

“Mohon maaf, ada error sedikit. Tidak apa-apa, ini pertanda MTQ Koto Tangah akan sukses,” ujarnya yang langsung disambut tepuk tangan hadirin.

Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan, mengakui insiden tersebut merupakan kesalahan teknis atau human error meski seluruh persiapan telah dilakukan termasuk gladi bersih.

Ia menjelaskan bahwa sistem sound sebenarnya sudah diputus dari jaringan lain, namun diduga terjadi kebocoran audio dari perangkat wireless di sekitar lokasi acara.

Panitia juga telah menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada pihak Wakil Wali Kota dan memastikan kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi untuk kegiatan berskala besar ke depan.

Meski berlangsung hanya beberapa detik, insiden ini langsung viral di media sosial dan menjadi perbincangan publik karena momen tak terduga yang terjadi di acara resmi keagamaan tersebut.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.