JAKARTA, Radarjakarta.id – Industri musik Indonesia mendadak diramaikan oleh momen hangat sekaligus penuh kejutan ketika Nagaswara menggelar acara buka puasa bersama yang menghadirkan sederet artis papan atas hingga musisi muda berbakat. Dari Siti Badriah hingga Sandrina, semuanya berkumpul dalam satu malam yang penuh energi, kolaborasi, dan aksi sosial.
Acara bertajuk Ramadan Iftar tersebut berlangsung di Aloft Hotel Wahid Hasyim dan menjadi panggung silaturahmi besar bagi keluarga besar Nagaswara serta mitra barunya, RCD Records. Bukan sekadar buka puasa biasa, pertemuan ini menjadi simbol kekuatan jaringan industri musik yang terus berkembang di Indonesia.
Suasana semakin menghangat ketika para artis tiba-tiba naik ke panggung dalam penampilan spontan yang membuat tamu undangan terpukau. Sejumlah nama seperti Harra, Vintonic, Luvia Band, hingga Siti Badriah dan Sandrina tampil tanpa skenario, menciptakan atmosfer meriah yang jarang terjadi dalam acara formal industri musik.
Namun yang membuat malam itu semakin bermakna adalah aksi sosial yang menyertainya. Dalam rangka berbagi berkah Ramadan, Nagaswara bersama RCD Records menggelar kegiatan amal dengan mengundang anak-anak yatim dari Yayasan Masjid Cut Nyak Dien. Kehadiran mereka mengubah acara hiburan menjadi momentum kepedulian yang menyentuh hati banyak tamu.
Tak hanya merayakan kebersamaan, Nagaswara juga memanfaatkan momen tersebut untuk menampilkan showreel terbaru yang merangkum perjalanan panjang serta pencapaian mereka di industri musik nasional. Dalam presentasi itu, diperkenalkan pula ekosistem kreatif yang mereka bangun, mulai dari label musik utama, manajemen artis hingga lini penerbitan karya.
Selain itu, publik juga diperkenalkan dengan keluarga baru dalam jaringan mereka, yakni RCD Records. Label ini membawa angin segar dengan deretan talenta muda yang mulai mencuri perhatian, termasuk Harra, Vintonic, dan Dominique Adhadiaz yang kini resmi menjadi bagian dari roster mereka.
Bagi banyak tamu yang hadir, malam tersebut bukan sekadar acara seremonial Ramadan. Lebih dari itu, momen ini menjadi simbol kuat bahwa kolaborasi, solidaritas, dan kreativitas masih menjadi fondasi utama yang menjaga denyut industri musik Indonesia tetap hidup.
Melalui pertemuan hangat itu, Nagaswara dan RCD Records berharap hubungan yang telah terjalin dengan para artis, mitra, media, dan seluruh pihak di industri musik dapat terus tumbuh dan melahirkan karya-karya baru yang lebih besar di masa depan.***











