Puncak Mudik Lebaran di Terminal Kalideres Diprediksi 13 Maret

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id — Aktivitas mudik Lebaran 2026 di Terminal Kalideres diperkirakan mulai meningkat sejak sepekan sebelum hari raya. Puncak keberangkatan penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) diprediksi terjadi pada H-3 hingga H-2 Lebaran.

Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo, mengatakan peningkatan jumlah penumpang diperkirakan mulai terlihat pada 13–14 Maret 2026 atau sekitar H-7 Lebaran. Lonjakan awal diprediksi terjadi pada akhir pekan, 14–15 Maret 2026.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Puncak keberangkatan kemungkinan terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026, atau sekitar H-3 sampai H-2 Lebaran. Setelah itu jumlah penumpang biasanya mulai menurun,” ujar Nur saat dikonfirmasi.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pengelola terminal melakukan berbagai persiapan, termasuk pemeriksaan kendaraan melalui pra-ramp check dan ramp check. Pemeriksaan tersebut dilakukan guna memastikan seluruh armada bus yang beroperasi dalam kondisi laik jalan.

“Harapannya seluruh bus yang berangkat sudah memenuhi standar keselamatan sehingga penumpang dapat melakukan perjalanan dengan aman,” kata Nur.

Selain pemeriksaan armada, pengelola terminal juga menyiapkan sejumlah fasilitas tambahan bagi penumpang selama periode angkutan Lebaran. Fasilitas tersebut antara lain ruang laktasi, ruang kesehatan, layanan pemeriksaan kesehatan, ruang istirahat pengemudi, posko keamanan terpadu, serta penambahan ruang tunggu.

Di sisi lain, pengamanan arus mudik juga disiapkan melalui Operasi Ketupat 2026 yang digelar mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komarudin, mengatakan lebih dari 6.800 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait akan dikerahkan selama operasi tersebut.

“Personel akan ditempatkan di sejumlah titik strategis serta 101 pos pelayanan yang tersebar di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” kata Komarudin.

Menurut dia, pengamanan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran perjalanan masyarakat selama masa mudik, perayaan Idul Fitri, hingga arus balik.

Berdasarkan analisis kepolisian, puncak arus mudik secara umum diperkirakan terjadi pada 16–18 Maret 2026 dengan pergerakan pemudik dari Jakarta menuju tiga arah utama, yakni ke Sumatera, wilayah selatan seperti Bogor dan sekitarnya, serta ke berbagai daerah di Pulau Jawa.

Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Dedi Prasetyo, menyebut potensi pergerakan masyarakat selama libur Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang berdasarkan survei Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Angka tersebut sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 146,4 juta orang. Meski demikian, aparat tetap mengantisipasi kemungkinan peningkatan pergerakan masyarakat di lapangan.

Secara nasional, Operasi Ketupat 2026 melibatkan sekitar 161.243 personel gabungan. Selain pengamanan, pemerintah juga menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas seperti sistem ganjil genap, one way, contra flow, serta delaying system untuk mengurai kepadatan kendaraan selama masa mudik dan arus balik Lebaran.|Ucha*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.