JEMBER, Radarjakarta.id – Pantai Paseban di Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember mendapat kunjungan dari tim koordinasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia pada Rabu (4/3/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka verifikasi lapangan sebagai tindak lanjut usulan pengembangan Pantai Paseban menjadi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Tim dari KKP tiba di Pantai Paseban sekitar pukul 13.00 WIB dan disambut oleh Kepala Desa Paseban beserta perangkat desa serta perwakilan pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Dalam kesempatan tersebut, tim langsung melakukan survei lokasi di kawasan pantai yang direncanakan menjadi area pengembangan program.
Pada malam harinya, sekitar pukul 20.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan agenda silaturahmi dan sosialisasi program Kampung Nelayan Merah Putih kepada masyarakat, khususnya kelompok nelayan.
Pertemuan berlangsung di Pendopo Desa Paseban dan dihadiri oleh unsur Muspika Kecamatan Kencong, yakni Camat, Kapolsek, dan Danramil, serta Ketua BPD, pengurus KDMP, dan perwakilan RT/RW.
Dalam pemaparannya, Gatot Riyanto selaku tim teknis pembangunan menjelaskan rencana pengembangan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih berdasarkan hasil survei lapangan. Ia menyampaikan bahwa program tersebut mencakup pembangunan berbagai fasilitas pendukung untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan.
Beberapa fasilitas yang direncanakan antara lain fasilitas pendaratan ikan, bengkel nelayan, docking kapal, kios perbekalan, kantor pengelola, bale nelayan, revetment, saluran dan jalan lingkungan, pabrik es, coolbox, gudang beku portable, mobil berpendingin.
Kemudian kapal dan alat penangkapan ikan, kios kuliner, shelter coolbox, pos jaga, gerbang kawasan, area parkir, tangki air, bangunan genset, penerangan kawasan, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), pagar kawasan, tempat ibadah, tempat pembuangan sampah, toilet umum, hingga SPBUN.
“Program ini merupakan tindak lanjut dari amanah Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya poin ke-2, ke-6, dan ke-14, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan, perekonomian, serta produktivitas masyarakat nelayan,” ujar Gatot.
Sementara itu, Fahrurrozi selaku verifikator dari KKP menyampaikan bahwa berdasarkan hasil survei lapangan, Pantai Paseban dinilai layak dan memenuhi syarat untuk dijadikan Kampung Nelayan Merah Putih.
Salah satu faktor pendukungnya adalah status lahan di sekitar garis pantai yang merupakan lahan milik pemerintah serta bukan kawasan produktif, mangrove, maupun aset milik BUMN. Ia menambahkan bahwa tahap selanjutnya adalah melengkapi sejumlah persyaratan administratif agar program tersebut dapat segera direalisasikan.
“Terkait pengelolaannya nanti akan sepenuhnya melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Paseban,” jelas Fahrurrozi.
Kepala Desa Paseban, Satupan, bersama Ketua BPD dan masyarakat setempat menyambut baik rencana pembangunan tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan atas perhatian terhadap wilayah mereka.
“Kami sangat bersyukur. Bertepatan dengan momentum Ramadan, Desa Paseban mendapatkan hadiah istimewa berupa program Kampung Nelayan Merah Putih. Kami yakin program ini akan meningkatkan taraf hidup masyarakat Paseban,” ungkap Satupan.
Camat Kencong, Ronny Arvianto menambahkan bahwa kehadiran unsur Muspika dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan penuh terhadap program pemerintah pusat.
Menurutnya, program KNMP juga sejalan dengan upaya pengentasan kemiskinan yang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember, Gus Fawait.
“Kami dari Muspika Kecamatan Kencong bersama Kapolsek dan Danramil siap mendukung dan mengawal program yang luar biasa ini. Semoga seluruh tahapan berjalan lancar sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat Kencong, khususnya warga Desa Paseban dan sekitarnya,” ujar Ronny.











