Festival Bedug 2026, 16 Tim Jakarta Barat Siap Tunjukkan Jati Diri

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Dentuman bedug membahana, shalawat menggema, dan semangat budaya membakar halaman Parkir Selatan Kantor Wali Kota di Kembangan, Selasa. Sebanyak 16 tim dari delapan kecamatan tumpah ruah dalam Festival Bedug 2026, menjadikan Jakarta Barat panggung besar perayaan tradisi yang sarat makna.

Bukan sekadar lomba pukul bedug

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Festival ini berubah menjadi pernyataan sikap: Jakarta tak hanya soal gedung pencakar langit dan roda ekonomi, tetapi juga soal identitas, warisan, dan akar budaya yang tak boleh tercerabut.

Asisten Kesejahteraan Rakyat Kota Jakarta Barat, Amien Haji, menegaskan bahwa festival ini adalah bagian dari visi besar membangun Jakarta sebagai kota global yang tetap berbudaya.

“Jakarta bukan hanya pusat pemerintahan dan ekonomi, tapi pusat peradaban yang menjunjung tinggi tradisi dan kearifan lokal,” tegasnya.

Menurutnya, Festival Bedug menjadi ruang strategis untuk menjaga denyut warisan budaya sekaligus memperkuat karakter Jakarta Barat yang religius, harmonis, dan kaya ekspresi seni.

16 Tim, 8 Kecamatan, Satu Misi: Jaga Tradisi

Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat, Tonny Bako, mengungkapkan setiap kecamatan mengirim dua tim terbaiknya.

Total 16 tim bertarung bukan hanya memperebutkan juara, tetapi juga kehormatan membawa nama Jakarta Barat ke level berikutnya.

“Juara I, II, dan III akan melaju ke Festival Bedug Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026 sebagai wakil resmi Jakarta Barat,” ujarnya.

Tak hanya trofi kebanggaan, para pemenang juga diganjar uang pembinaan. Sementara juara harapan I dan II tetap mendapat apresiasi sebagai bentuk dukungan pembinaan seni budaya berkelanjutan.

Dari Tari Sufi hingga Hadroh: Panggung Identitas Religius

Festival ini diramaikan ragam seni tradisional seperti tari sufi yang magis, gambus yang syahdu, hingga hadroh yang enerjik. Setiap penampilan bukan hanya hiburan, tetapi simbol kekuatan akar budaya yang tetap hidup di tengah modernitas.

Di tengah derasnya arus globalisasi, Festival Bedug 2026 menjadi pesan kuat: Jakarta Barat tak akan kehilangan jati diri.

Dentuman bedug tahun ini bukan hanya bunyi tapi deklarasi budaya.|Ucha*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.