Malaysia Heboh! Durian Diusulkan Jadi Buah Nasional

banner 468x60

KUALA LUMPUR, Radarjakarta.id – Kuala Lumpur Malaysia tengah dilanda perdebatan nasional yang tak biasa: soal durian. Buah berduri tajam dengan aroma menyengat itu kini resmi diusulkan menjadi buah nasional Malaysia. Langkah berani ini datang dari Asosiasi Produsen Durian Malaysia (DMA) yang menilai “raja buah” tersebut bukan sekadar pangan, tapi simbol identitas bangsa.

Presiden DMA, Eric Chan, menegaskan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan resmi kepada Kementerian Pertanian dan Ketahanan Pangan agar durian, terutama varietas premium seperti Musang King (D197), Black Thorn (D200), dan D24, ditetapkan sebagai ikon nasional. Tak tanggung-tanggung, DMA juga meminta 7 Juli ditetapkan sebagai Hari Durian Nasional perayaan tahunan bagi buah paling kontroversial di Asia Tenggara itu.

“Durian bukan cuma buah ia adalah cerita, tradisi, dan kenangan setiap warga Malaysia,” ujar Eric Chan dalam pernyataannya yang dikutip The Star dan The Straits Times. “Setiap orang di negeri ini, dari kampung sampai kota, punya kisah dengan durian. Ia menyatukan kita lebih dari politik atau sepak bola.”

Usulan ini muncul di tengah perdebatan panas di media sosial antara warganet Malaysia dan Singapura tentang siapa yang lebih berhak mengklaim durian sebagai buah kebanggaan nasional. Poster viral bertajuk “Buah Nasional Asia Tenggara” yang menampilkan durian sebagai simbol Malaysia, Singapura, dan Indonesia memicu gelombang komentar tajam sebagian bahkan mengejek Singapura karena dianggap “tidak punya pohon durian sendiri.”

Pemerintah Malaysia menanggapi usulan itu dengan hati-hati. Direktur Jenderal Departemen Pertanian, Nor Sam Alwi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima proposal DMA sejak 8 September 2025 dan tengah melakukan kajian menyeluruh. “Keputusan ini tak bisa diambil tergesa-gesa. Kami menilai dari aspek ekonomi, ekspor, budaya, dan penerimaan publik,” jelasnya.

Durian Musang King sendiri telah diakui dunia melalui status Indikasi Geografis (GI) yang baru saja diperpanjang hingga Maret 2034, menegaskan bahwa varietas ini asli Malaysia dan tak bisa diklaim negara lain. “Pembaruan GI ini ibarat paspor internasional bagi Musang King,” kata Chan. “Ini bukti bahwa Malaysia adalah rumah sejati durian dunia.”

DMA berharap pengakuan resmi durian sebagai buah nasional akan membuka peluang agrowisata, inovasi kuliner, dan ekspor bernilai jutaan ringgit, sekaligus menegaskan posisi Malaysia sebagai “Durian Capital of the World.” Jika disetujui, 7 Juli mendatang mungkin akan menjadi hari bersejarah saat aroma durian resmi mengharumkan nama Malaysia di mata dunia.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.