“Dusun Mayit”, Teror Akhir Tahun di Gunung Welirang

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id — Dunia perfilman Tanah Air kembali bersiap menyambut penutup tahun yang menegangkan. Rumah produksi Hitmaker Studios memastikan film horor terbaru berjudul Dusun Mayit akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 31 Desember 2025. Film ini menjadi persembahan akhir tahun garapan sutradara Rizal Mantovani dengan produser Rocky Soraya, dua nama besar di balik deretan horor fenomenal Indonesia.

Film Dusun Mayit mengangkat kisah menyeramkan yang terinspirasi dari thread viral karya @jeropoint, berpadu dengan legenda mistis Gunung Welirang, Jawa Timur. Empat mahasiswa Aryo, Nita, Raka, dan Yuni memulai pendakian penuh semangat, namun langkah mereka berubah menjadi teror setelah menemukan sesajen dan mengalami kejadian tak masuk akal di jalur pendakian.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Petaka bermula ketika Nita terjatuh ke dalam telaga misterius dan mulai berperilaku aneh. Ia mengucapkan kalimat dalam bahasa Jawa kuno yang menandai awal kutukan: “Siji, loro, telu… sing podo teko, lali dalan mulih.” Sejak itu, keempat sahabat tersebut seperti terjebak dalam dimensi gaib, berjalan tanpa arah dan menemukan Dusun Mayit desa tak berpenghuni yang menjadi gerbang antara dunia manusia dan arwah.

Di dusun itu, mereka mendapati festival rakyat gaib, pasar misterius, hingga sosok Mbah Surop, kakek tua yang ditemani delapan anjing liar. Dari dialah terungkap bahwa Dusun Mayit adalah alam penebus dosa yang menuntut tumbal jiwa manusia. Nita, yang sudah “tersentuh” setelah kejadian di telaga, menjadi sasaran berikutnya.

Film ini dibintangi oleh Amanda Manopo, Ersya Aurelia, Fahad Haydra, dan Randy Martin. Keempat aktor muda ini menghadirkan ketegangan dengan karakter yang emosional dan realistis. Sementara naskah ditulis oleh Titik Jero, menghadirkan nuansa horor spiritual khas budaya Jawa yang sarat makna dan simbolisme.

Dengan efek visual yang intens, tata suara menggetarkan, serta suasana magis yang mencekam, Dusun Mayit diprediksi menjadi film horor Indonesia paling ditunggu 2025. Rizal Mantovani menyebut film ini bukan sekadar kisah teror, tetapi juga refleksi tentang batas antara dunia nyata dan dunia tak kasat mata.

Hitmaker Studios optimistis Dusun Mayit akan menutup tahun dengan kesuksesan besar. Film ini menjadi pengingat bahwa tidak semua pendaki bisa pulang, dan tidak semua yang pulang masih sama.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.