NGAWI, Radarjakarta.id — Lapangan SDN Grudo 3 Ngawi berubah menjadi lautan semangat ketika puluhan penggalang muda berkumpul dalam PERKAJU (Perkemahan Kamis–Jumat) bertema “Gerakan Cinta Alam Bersama Para Penggalang Muda.” Kegiatan dua hari satu malam ini bukan sekadar perkemahan biasa, tapi menjadi ajang pembuktian semangat, kemandirian, dan cinta lingkungan dari generasi Pramuka masa depan.
Diikuti siswa kelas 4 hingga 6, suasana lapangan sejak pagi dipenuhi tenda-tenda warna-warni dan teriakan yel-yel yang menggema. Para peserta dibagi dalam beberapa regu, berkompetisi dengan penuh keceriaan dalam setiap kegiatan yang menuntut kerja sama dan kreativitas tinggi.
Ketika malam tiba, langit Ngawi yang bertabur bintang menjadi saksi megahnya api unggun yang menyala. Di sekelilingnya, para penggalang tampil dengan yel-yel dan lagu-lagu Pramuka, menciptakan suasana magis yang membakar semangat persaudaraan dan kebanggaan.
Kegiatan PERKAJU kali ini menghadirkan tiga pos utama yang menguji kemampuan fisik dan mental peserta:
1️⃣ Lomba yel-yel dan lagu kebangsaan, menumbuhkan semangat nasionalisme dan kreativitas.
2️⃣ Halang rintang, melatih ketangkasan dan keberanian.
3️⃣ Lomba Baris-Berbaris dan keterampilan permainan, memperkuat kedisiplinan dan kerja sama regu.
Kamabigus SDN Grudo 3 dalam pesannya menegaskan pentingnya semangat pantang menyerah dan tanggung jawab.
“Adik-adik Pramuka adalah generasi tunas bangsa. Kobarkan api semangat Pramuka, jadikan kegiatan ini ajang mengasah kemandirian, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab. Kalianlah garda terdepan masa depan bangsa,” tegasnya penuh inspirasi.
Suasana kebersamaan dan tawa ceria menjadikan PERKAJU ini lebih dari sekadar kegiatan ekstrakurikuler ia adalah laboratorium karakter, tempat di mana anak-anak belajar arti kepemimpinan, solidaritas, dan cinta alam yang sesungguhnya.
Menutup perkemahan, para penggalang pulang dengan mata berbinar, membawa segudang pengalaman, kenangan, dan semangat baru untuk terus menjaga alam dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pramuka.
“Sampai jumpa di perkemahan berikutnya, di mana semangat penggalang muda akan kembali menyala!”
|Titik*











