PLN Dorong Pendidikan Seni Budaya Lewat Program TJSL Pelatihan Tari Tradisional

banner 468x60

YOGYAKARTA, Radarjakarta.id – PT PLN (Persero) UP2B Jawa Tengah & D.I Yogyakarta memberikan pelatihan tari tradisional bagi kelompok seni dan generasi muda di Desa Wisata Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Program ini bertujuan untuk melestarikan budaya lokal sekaligus meningkatkan kapasitas seni warga Desa Lerep. Selain itu, kegiatan ini menunjukkan komitmen PLN dalam pemberdayaan masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Pelatihan diberikan kepada Sanggar Tari Beksan Nyawiji dengan menghadirkan pelatih tari profesional dari sanggar seni ternama di Jawa Tengah, Sanggar Bekso Sumekar. Materi pelatihan meliputi teknik dasar tari tradisional Jawa, ekspresi panggung, serta koreografi kreasi yang relevan dengan konteks budaya Desa Lerep. Para peserta yang sebagian besar berasal dari kalangan remaja dan ibu-ibu anggota kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Rukun Santoso terlihat antusias mengikuti setiap sesi.

“Melalui pelatihan ini, PLN ingin anak-anak dan masyarakat Desa Lerep semakin mencintai budayanya sendiri. Kami melihat bahwa pelestarian budaya lokal seperti tari tradisional bisa menjadi penggerak ekonomi bagi desa wisata. Dengan adanya pelatihan ini, PLN berharap Desa Lerep semakin siap bersaing sebagai destinasi wisata budaya unggulan yang berkelanjutan,” ujar Munawwar, Rabu(27/8/2025).

Sementara itu Manager PLN UP2B Jawa Tengah & D.I Yogyakarta, Rachmat Hidayat menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk dukungan PLN terhadap penguatan identitas budaya desa yang telah diakui sebagai salah satu desa wisata terbaik di Indonesia. PLN berharap masyarakat semakin percaya diri menampilkan kekayaan budayanya, sekaligus membuka peluang ekonomi dari sektor pertunjukan dan event wisata..

 

Desa Lerep sendiri dikenal sebagai desa wisata yang kaya akan potensi alam dan budaya. Selain keindahan alam dan kuliner lokal, pengunjung biasanya juga menikmati keunikan pertunjukan seni tradisional yang ditampilkan dalam berbagai paket wisata. Dengan pelatihan tari ini, kelompok seni lokal diharapkan mampu menciptakan pertunjukan yang lebih terstruktur dan menarik bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Kepala Desa Lerep, Sumariyadi, menyambut baik program ini dan mengucapkan terima kasih kepada PLN. Menurutnya, selain sebagai sarana pelestarian budaya, pelatihan ini juga mendorong partisipasi generasi muda dalam kegiatan seni. Mereka menjadi lebih bersemangat ikut tampil di berbagai event desa dan penyambutan tamu wisata.

Program ini juga sejalan dengan komitmen PLN mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam aspek pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, dan pembangunan komunitas berkelanjutan. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem seni budaya desa yang mandiri dan berkelanjutan, serta memperkuat posisi Desa Lerep sebagai model desa wisata berbasis komunitas.

Dengan semangat “Listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik”, PLN terus hadir tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga mitra pembangunan sosial masyarakat. Melalui TJSL yang berorientasi pada penciptaan nilai bersama (Creating Shared Value), PLN berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat desa dalam menjaga warisan budaya, mengembangkan potensi lokal, dan membangun masa depan yang lebih cerah.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.