JAKARTA, Radarjakarta.id — Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tengah menjalani masa pemulihan setelah dirawat di rumah sakit. Meski kondisi fisik belum sepenuhnya pulih, semangat berkaryanya tak pernah padam. Bahkan, di tengah perawatan, SBY tetap melukis—kali ini dengan tangan kiri, karena tangan kanannya masih terpasang infus.
“Alhamdulillah, Pak SBY menunjukkan progres yang menggembirakan. Kini sudah memasuki tahap pemulihan dan kemungkinan bisa keluar rumah sakit beberapa hari lagi,” ujar juru bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, Minggu (20/7/2025).
SBY dikenal sebagai pribadi yang tak bisa berlama-lama diam. Herzaky menyebut, tak lama setelah kondisinya membaik, SBY meminta alat lukis dan mulai menuangkan ide-idenya ke atas kanvas.
“Beliau tetap melukis meski hanya bisa menggunakan tangan kiri. Semangat beliau untuk berkarya memang tak pernah surut,” kata Herzaky. “Ini momen yang menghangatkan hati kita semua.”
Unggahan lukisan SBY di media sosial langsung mendapat respons emosional dari warganet. Banyak yang terharu, menyebutnya sebagai simbol ketenangan di tengah kesunyian. “Kami mungkin masih butuh Bapak di tengah kondisi negeri yang kacau,” tulis seorang pengguna X.
Bagi SBY, melukis bukan sekadar hobi. Dalam salah satu cerita yang sempat beredar saat forum keamanan ASEAN 2016, disebut bahwa SBY kerap melukis menjelang mengambil keputusan penting selama masa kepresidenannya. “Bukan hanya seni, tapi jalan menemukan ketenangan,” ungkap seorang mantan pejabat.
Kini, dalam masa pensiunnya, karya SBY masih menyimpan makna. Salah satu diplomat bahkan mengungkap bahwa SBY sering membuat dua versi lukisan: satu untuk publik, satu untuk kalangan internal. Bedanya? Tak pernah dijelaskan.
“Tak ada headline, tak ada kontroversi. Hanya warna-warna,” kata sang diplomat.
Sementara itu, putra sulungnya yang juga Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Menko Polhukam, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), disebut rutin memantau langsung kondisi SBY di rumah sakit, bahkan menyempatkan diri di sela-sela padatnya tugas negara.
“Setiap pagi sebelum ke kantor, Pak AHY mampir dulu ke rumah sakit. Malam pun beliau menemani Bapak,” tambah Herzaky. “Kami ucapkan terima kasih atas doa dan dukungan semua pihak untuk kesembuhan beliau.”
SBY terakhir kali tampil di publik saat memenuhi undangan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim awal Juli lalu. Ia juga baru saja meluncurkan video musik “Save Our World” sebagai bentuk kepedulian terhadap isu perubahan iklim.
Kini, dari balik dinding rumah sakit, SBY tetap bersuara melalui lukisan, melalui warna, melalui diam yang penuh makna.
—
SBY Sembuh, Kembali Berkarya Lewat Warna dan Kanvas










