Perangi Stunting, Dandim Bondowoso Resmikan SPPG Mitra Mandiri

banner 468x60

BONDOWOSO, Radarjakarta.id  — Komandan Kodim 0822 Bondowoso, Letkol Arh Achmad Yani, S.E., M.Han., meresmikan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mitra Mandiri, sebuah inisiatif strategis yang digagas Yayasan Baitul Hikmah Al-Imraniyyah untuk mendukung ketahanan pangan dan perbaikan gizi di kalangan pelajar dan masyarakat umum. Acara peresmian yang dirangkaikan dengan tasyakuran tersebut berlangsung di Dusun Karang Malang, Desa Tegal Pasir, Kecamatan Jambesari Darussholah, Kabupaten Bondowoso.

Dalam kegiatan bertajuk Grand Launching SPPG Mitra Mandiri, sebanyak 3.150 porsi makanan bergizi didistribusikan ke 49 sekolah dari jenjang PAUD hingga SMA sederajat. Tak hanya untuk pelajar, program ini juga menyasar balita, ibu hamil, hingga masyarakat umum dengan cakupan layanan hingga radius 4 kilometer dari dapur sehat.

Acara berlangsung meriah dan penuh khidmat. Pembukaan dimeriahkan dengan tari tradisional Jaran Goyang, diikuti doa bersama, pemotongan tumpeng, serta sambutan sejumlah tokoh daerah. Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Dr. Fathur Rozi, M.Fil.I., dalam sambutannya menekankan bahwa program ini menjadi langkah nyata mendukung Indonesia Emas 2045 dengan memperhatikan gizi anak-anak sejak usia dini.

“Program ini tidak hanya menjawab kebutuhan gizi pelajar, tetapi juga menjadi fondasi strategis menghadapi tantangan kesehatan masa depan Indonesia,” ujar Fathur Rozi.

Letkol Achmad Yani menyampaikan apresiasi tinggi atas keberanian Yayasan Baitul Hikmah membangun dapur sehat secara mandiri. Ia menilai SPPG Mitra Mandiri sebagai model kemitraan sinergis antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Dengan kehadiran SPPG ini, bukan hanya generasi muda kita yang disehatkan, tetapi juga tercipta lapangan kerja bagi 50 orang dalam satu unit SPPG,” tegas Dandim 0822 Bondowoso.

Turut hadir dalam peresmian ini jajaran Forkopimda dan Forkopicam Bondowoso, para kepala desa se-Kecamatan Jambesari, serta perwakilan institusi pendidikan dan organisasi masyarakat. Usai peresmian, rombongan melakukan peninjauan langsung ke dapur sehat, pelepasan armada distribusi makanan, dan kunjungan ke SDN 1 Jambesari serta Pondok Pesantren Al-Furqon.

Program ini dirancang sebagai solusi jangka panjang atas persoalan stunting dan kekurangan gizi. SPPG juga diharapkan bertransformasi menjadi pusat edukasi gizi berbasis masyarakat yang mendorong penggunaan pangan lokal serta membangun budaya makan sehat yang berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso menyatakan komitmennya untuk mendukung keberlanjutan SPPG sebagai bagian dari strategi besar penanggulangan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.