RADAR JAKARTA|Jakarta – Polres Metro Jakarta Barat menggelar Operasi Berantas Jaya 2025 sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Kegiatan ini resmi dimulai pada Senin, 12 Mei 2025, dengan apel siaga yang berlangsung di halaman Mapolres dan dipimpin langsung oleh Kanit Reserse Kriminal Umum, AKP Diaz Yudhistira Jananuraga.
Operasi ini menyasar berbagai bentuk gangguan ketertiban umum, seperti praktik premanisme, pemerasan, dan tindakan meresahkan lainnya. Dalam pelaksanaan hari pertama, petugas berhasil mengamankan 14 orang dari berbagai titik rawan di wilayah Tamansari, Jakarta Barat.
“Mereka yang diamankan terdiri dari juru parkir liar dan ‘pak ogah’ yang beroperasi tanpa izin serta meresahkan pengguna jalan. Penindakan kami lakukan di lokasi seperti parkiran Apotek Roxy, putaran Grand Paragon, lampu merah Olimo, perempatan Pujasera, dan kawasan Mangga Besar,” ungkap AKP Diaz.
Setelah diamankan, ke-14 orang tersebut langsung didata untuk selanjutnya menjalani proses pendalaman, termasuk pengecekan kemungkinan keterkaitan mereka dengan organisasi kemasyarakatan (Ormas).
Operasi Berantas Jaya 2025 akan berlangsung sejak 9 hingga 23 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan upaya terpadu kepolisian dalam menanggulangi berbagai potensi gangguan keamanan jalanan secara sistematis.
AKP Diaz menegaskan bahwa operasi serupa akan digelar secara berkelanjutan di seluruh wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat. “Kami berkomitmen untuk terus menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman bagi seluruh warga,” pungkasnya. | Ucha*
Polres Metro Jakarta Barat Gelar Operasi Berantas Jaya 2025, 14 Preman Diamankan










