Radarjakarta.id | DELISERDANG – Malang nasib seorang pria berinisial RD yang tinggal di Desa Cinta Rakyat Percut Seituan.
RD diduga tewas ditangan komplotan mafia narkoba Bagan Percut Seituan.
Pria asal Desa Cinta Rakyat Percut Seituan itu tewas setelah diculik dan dianiaya hingga tewas pada Minggu (5/5/2024).
Jasad korban ditemukan pada minggu sore di Gang Persil Bagan Percut Seituan dalam kondisi kaki terikat dan badan berlumuran darah.
Salah seorang rekan korban menyebutkan bahwa sebelum kejadian penculikan ini terjadi, korban pernah bermasalah dengan Bandar Besar Narkoba berinisial N alias pesek karena diduga menjadi informan polisi yang menyebabkan N alias Pesek diciduk oleh Polsek Medan Timur beberapa bulan lalu.
” Jadi kemarin dia sempat dikejar kejar sama anggota si pesek bang, karena dipikir komplotan pesek, si RD ini yang ngibuskan dia ke Polsek Medan Timur”, ujar warga sekitar yang tidak ingin disebutkan namanya.
” Sudah pasti diculik RD ini bang, karena pas ditemukan mayatnya dalam kondisi kaki terikat”, sambungnya.
Rekan rekan korban berharap pihak kepolisian melakukan otopsi terhadap tubuh korban agar bisa mengungkap pelaku penganiayaan dan pembunuhan ini.
” Kami berharap pihak kepolisian melakukan otopsi lah bang, udah resah semua masyarakat karena ulah bandar narkoba ini bang, polisi pun gak berani nangkap si pesek”, tutupnya
Dilain sisi, pegiat anti Narkoba Kamal meminta aparat kepolisian untuk melakukan otopsi dan menangkap komplotan pelaku penculikan yang menyebabkan RD tewas.
” Pihak kepolisian harus mengungkap secara transparan kasus ini, karena kalau pelaku tidak ditangkap, maka akan ada korban korban lain di masyarakat,” ucapnya. | Al Pane*











