Viral Dugaan Perayaan di Ruang Perawatan Bayi RSUD Pratomo, Warganet Pertanyakan SOP

banner 468x60

BAGAN SIAPI-API, Radarjakarta.id — Jagat media sosial dihebohkan oleh beredarnya video yang memperlihatkan dugaan perayaan ulang tahun di ruang Perinatologi (Perina) RSUD dr RM Pratomo Bagan Siapi-api. Rekaman tersebut memicu perhatian publik karena dinilai tidak sesuai dengan fungsi ruang perawatan bayi baru lahir yang seharusnya steril dan kondusif.

Dalam video yang beredar luas di platform Facebook dan TikTok, tampak sejumlah orang berada di dalam ruangan dengan dekorasi balon serta tulisan “Happy Birthday”. Suasana tersebut kemudian menuai sorotan warganet yang mempertanyakan standar operasional dan etika pelayanan di lingkungan rumah sakit.

Ruang Perinatologi sendiri merupakan unit khusus untuk merawat bayi baru lahir usia 0–28 hari dengan kondisi medis tertentu, seperti bayi prematur, berat badan lahir rendah, infeksi, maupun kelainan bawaan yang membutuhkan pengawasan intensif.

Sejumlah komentar publik menilai aktivitas yang terekam dalam video tersebut tidak sesuai dengan fungsi ruang perawatan. Warganet juga menyoroti pentingnya menjaga sterilitas dan ketenangan di area yang menangani pasien dalam kondisi rentan.

Hingga saat ini, pihak RSUD dr RM Pratomo belum memberikan keterangan resmi terkait video yang viral tersebut. Upaya konfirmasi kepada Direktur RSUD juga belum mendapatkan respons.

Sementara itu, beredar pula video klarifikasi dari perwakilan pegawai ruang Perinatologi yang menyampaikan permohonan maaf. Dalam pernyataannya, kegiatan tersebut disebut dilakukan tanpa sepengetahuan dan izin dari pihak manajemen rumah sakit.

Pegawai juga mengakui bahwa kejadian itu telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat serta tidak sesuai dengan prinsip pelayanan kesehatan yang profesional. Mereka menyatakan komitmen untuk melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Kasus ini masih menjadi perhatian publik, terutama terkait pentingnya menjaga standar etika dan profesionalisme di fasilitas pelayanan kesehatan. Masyarakat kini menunggu klarifikasi resmi dari pihak rumah sakit guna memperjelas duduk perkara sebenarnya.|Santi Sinaga*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.