“Warga sangat antusias dalam mengembangkan tanaman ini, bisa menjadi pembelajaran di rumah masing-masing dengan begitu luas, kita bisa mengembangkan tanam terbanyak di hidroponik tidak perlu tanah dan tidak perlu apa ini sebagai percontohan, mungkin dinas pertanian bisa mengusulkan kepada Wali kota setiap tahun nambah RW-nya, sehingga semua RW yang ada di kota Depok bisa mengembang Urban farming,” kata Kolonel Inf Totok Priyo Kismanto.
“Hari ini, Pangdam Jaya mencanangkan kegiatan seperti ini dengan harapan Kota Jakarta mempunyai banyak urban farming,” ujar Dandim 0508/Depok.
“Saya yakin di setiap RW yang ada di kota Depok dan bisa dikembangkan bagi RW yang belum ayo kita ajak RW-nya untuk mengembangkan kegiatan seperti ini, awalnya berupa usaha sendiri, dana tidak dari pemerintah kota dan kalau sudah jadi ajukan kepada Pemkot Depok,” ungkapnya.

Kota Depok adalah kota yang bisa membangun pertanian se-jabodetabek dan bisa menjadi nomor satu, jangan viral yang keburukan saja seperti macet dan banjir di kota Depok.
“Tanpa kehadiran, tanpa dukungan, Bapak dan warga sekitar Kodim tidak bisa seperti ini, itulah fungsi teritorial dengan dukungan dana sedikit tetapi bisa bekerja sama dengan warga dan pemerintah, setempat Mari kita sama-sama meningkatkan perekonomian di Kota Depok ini dengan kegiatan Urban kambing,” pungkasnya.
Tampak hadir dalam acara, Kasdim 0508/Depok Letkol Inf M Digdoyo, perwakilan Walikota Depok Hamid, Dinas pertanian depok Deni, Mewakili Camat sukmajaya Esih, Mewakilkan Kapolsek Sukmajaya AKP Saefulloh, Kelompok Tani RW, Lurah Mekarjaya Nelda, Para Danramil Jajaran Kodim 0508/Depok, Para Toga dan Tomas Kecamatan Sukmajaya. | Eka*.











