PSI Masih Berjarak dengan Partai Papan Atas
Dalam simulasi elektabilitas partai politik, Gerindra berada di posisi teratas dengan 17,5 persen. PDI Perjuangan menyusul dengan 12,8 persen, kemudian Golkar 10,4 persen dan Demokrat 8,1 persen.
Di bawahnya terdapat PKB dengan 7,0 persen, PAN 5,1 persen, PKS 4,6 persen, dan NasDem 4,4 persen.
PSI berada di posisi berikutnya dengan elektabilitas 1,9 persen.
Dengan demikian, terdapat delapan partai yang mencatat elektabilitas lebih tinggi daripada PSI dalam simulasi IPO.
Jarak tersebut menunjukkan bahwa tingginya pengenalan publik terhadap PSI belum cukup untuk mengangkat partai tersebut ke jajaran partai dengan dukungan elektoral lebih besar.
Survei IPO menggunakan metode multistage random sampling. IPO terlebih dahulu menentukan Primary Sampling Unit (PSU) pada sejumlah kelurahan/desa, kemudian memilih RT secara acak menggunakan random Kish grid paper.
Pada setiap RT dipilih dua keluarga secara acak. Dari masing-masing keluarga kemudian dipilih satu responden yang memenuhi syarat, yakni berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah. Komposisi responden laki-laki dan perempuan ditetapkan masing-masing 50 persen.
Survei berlangsung pada 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden. Tingkat kepercayaan survei mencapai 95 persen, dengan margin of error sekitar ±2,9 persen.











