Scan Care, Melengkapi Pengalaman Beauty yang Lebih Personal
Selain Skin Scan, FYP juga menghadirkan Scan Care sebagai bagian dari pengalaman kecantikan yang lebih personal.
Kedua fitur tersebut membawa pendekatan yang sama, yaitu membantu pengguna memahami kebutuhan kecantikan sebelum menentukan pilihan produk.
Melalui pendekatan ini, Abby and Gail ingin mendorong konsumen menjadi smart buyer atau pembeli yang lebih bijak. Promo dan tren tetap bisa dinikmati, tetapi keputusan membeli diharapkan didasarkan pada kebutuhan, bukan semata-mata rasa takut ketinggalan tren atau fear of missing out (FOMO).
Sebagai contoh, sebelum membeli cushion yang sedang viral, pengguna dapat mempertimbangkan warna kulit, undertone, hasil akhir makeup yang disukai, serta aktivitas sehari-hari yang memengaruhi kebutuhannya.
Dengan demikian, proses memilih produk kecantikan tidak hanya mengikuti popularitas, tetapi juga mempertimbangkan kecocokan dan preferensi pribadi.
Empat Persona Gen Z, Empat Gaya Hidup Berbeda
FYP tidak hanya berfokus pada teknologi Skin Scan dan Scan Care. Abby and Gail juga menghadirkan empat persona dengan karakter dan gaya hidup berbeda untuk menggambarkan hubungan antara kecantikan dan keseharian generasi muda.
Melalui pendekatan ini, pengunjung diajak mengeksplorasi dunia yang paling dekat dengan dirinya sekaligus memahami bagaimana kebutuhan beauty dapat berkaitan dengan aktivitas dan cara mengekspresikan diri.
1. Chronically Online: Alisha dan Dunia Digital
Alisha merepresentasikan sosok Gen Z yang sangat dekat dengan dunia digital. Media sosial, konten, tren, dan berbagai informasi baru menjadi bagian dari kesehariannya.
Namun, paparan dunia digital juga dapat memicu kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain. Melihat kreator kecantikan mendapatkan banyak perhatian, misalnya, bisa membuat seseorang mempertanyakan pencapaian dan kemampuannya sendiri.
Melalui persona Alisha, FYP mengangkat perspektif tentang kecantikan di tengah derasnya arus digital sekaligus mengajak pengunjung menemukan identitas diri tanpa terus-menerus terpengaruh oleh standar orang lain.











