Sekap Kasir dan Gasak Rp12 Juta, Mahasiswa Berakhir Diborgol

banner 468x60

BEKASI, Radarjakarta.id – Aksi nekat seorang mahasiswa yang merampok minimarket di kawasan Bekasi Selatan berakhir tragis. Setelah sempat buron, pelaku akhirnya dibekuk Tim Jatanras Polda Metro Jaya saat bersembunyi di sebuah rumah dukun di wilayah Cikarang.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena pelaku yang masih berstatus mahasiswa tersebut melakukan aksi baku ancam layaknya perampok profesional. Dengan berbekal benda menyerupai pistol yang belakangan diketahui hanyalah korek api berbentuk senjata, pelaku berhasil membuat dua karyawan minimarket ketakutan sebelum menyekap mereka di ruang brankas.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menurut informasi yang dihimpun dari sejumlah media nasional, pelaku beraksi seorang diri di sebuah minimarket di Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan. Ia masuk ke toko, mengancam karyawan menggunakan benda mirip pistol, lalu memaksa korban menyerahkan uang hasil penjualan. Setelah itu, korban disekap agar pelaku leluasa melarikan diri.

Tak hanya uang tunai sekitar Rp12,1 juta yang digondol, pelaku juga membawa sejumlah bungkus rokok dari dalam minimarket sebelum kabur meninggalkan lokasi. Aksi tersebut sempat membuat warga sekitar geger karena dilakukan dengan modus yang tergolong berani dan terencana.

Diburu Jatanras, Berakhir di Rumah Dukun

Pelarian pelaku tak berlangsung lama. Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bergerak cepat melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan para saksi.

Hasilnya, keberadaan pelaku terendus saat bersembunyi di sebuah rumah dukun di kawasan Cikarang. Polisi kemudian melakukan penangkapan tanpa perlawanan dan mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan aksi perampokan tersebut.

Penangkapan ini memunculkan sorotan publik karena lokasi persembunyian pelaku terbilang tidak biasa. Banyak warganet mempertanyakan alasan pelaku memilih bersembunyi di rumah dukun setelah melakukan aksi kriminal yang viral di media sosial.

Empat Fakta Mengejutkan Kasus Ini

1. Pelaku berstatus mahasiswa.

Sosok yang ditangkap ternyata masih tercatat sebagai mahasiswa, sehingga memicu tanda tanya mengenai motif di balik aksi nekat tersebut.

2. Senjata yang digunakan ternyata korek api berbentuk pistol.

Meski bukan senjata api sungguhan, benda tersebut cukup membuat korban ketakutan dan tidak berani melawan.

3. Dua karyawan minimarket disekap.

Korban dikurung di ruang brankas agar pelaku dapat melarikan diri dengan aman setelah menguras isi kasir.

4. Ditangkap saat bersembunyi di rumah dukun.

Fakta ini menjadi bagian paling viral dalam kasus tersebut dan ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.

Polisi kini masih mendalami motif pelaku melakukan perampokan. Selain menjerat tersangka dengan pasal pencurian dengan kekerasan, penyidik juga menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang turut membantu pelarian pelaku.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa tindakan kriminal sekecil apa pun akan meninggalkan jejak. Rekaman CCTV, keterangan saksi, dan kerja cepat aparat akhirnya mengakhiri pelarian sang mahasiswa yang memilih jalan pintas demi mendapatkan uang secara instan.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.