NGAWI, Radarjakarta.id – Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke-130 Kodim Ngawi bersama Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur wilayah Ngawi menggelar bimbingan teknis (bimtek) manajemen agribisnis bagi Kelompok Tani (Poktan) Baron Makmur di Desa Jatipuro, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nonfisik TMMD yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengelola usaha pertanian secara efektif, produktif, dan berkelanjutan. Melalui pembekalan ini, petani diharapkan mampu mengembangkan usaha tani sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian.
Anggota Satgas TMMD Kodim Ngawi, Pelda Hendro, menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencakup pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
“Melalui kegiatan bimbingan teknis manajemen agribisnis ini, kami berharap masyarakat, khususnya para petani di Desa Jatipuro, dapat menambah wawasan dan pengetahuan dalam mengelola usaha pertanian. Dengan demikian, masyarakat diharapkan semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraannya,” ujar Pelda Hendro.
Bimtek tersebut juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan pedesaan, khususnya sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang perekonomian warga.
Dengan bekal pengetahuan yang diperoleh, anggota Poktan Baron Makmur diharapkan dapat menerapkan prinsip manajemen agribisnis dalam perencanaan, pengelolaan, hingga pengembangan usaha tani. Langkah ini diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas serta memperkuat kemandirian ekonomi petani.
Melalui program TMMD ke-130, Kodim Ngawi berupaya menghadirkan manfaat pembangunan secara menyeluruh, baik melalui pembangunan fisik maupun pemberdayaan masyarakat. Kegiatan nonfisik seperti bimtek manajemen agribisnis diharapkan dapat mendukung terwujudnya desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.***











