HUMBAHAS, Radarjakarta.id – Memasuki hari ke-15 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129, Kodim 0210/Tapanuli Utara terus mempercepat pengerjaan pembukaan jalan sepanjang 5.300 meter dengan lebar 8 meter yang menghubungkan Desa Sijarango, Kecamatan Pakkat, menuju Pusuk 2 Hutari, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Kamis (30/7/2026).
Pantauan di lapangan menunjukkan sejak pagi personel Satgas TMMD telah melakukan berbagai persiapan untuk mengejar target penyelesaian pekerjaan. Sejumlah alat berat berupa ekskavator dioperasikan guna mempercepat proses pembukaan badan jalan yang melintasi medan perbukitan.
Penggunaan alat berat menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan sekaligus memastikan sasaran fisik TMMD dapat diselesaikan sesuai target. Jalan tersebut diharapkan mampu membuka akses transportasi masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi warga.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0210/TU, Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos., mengatakan pembangunan jalan baru ini akan memberikan dampak besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.
“Terbukanya akses jalan ini akan berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat, terutama para petani. Karena itu, warga di sekitar lokasi TMMD sangat antusias dan terus memberikan dukungan agar pembangunan jalan ini segera terwujud,” ujarnya.
Ia mengakui proses pembangunan tidaklah mudah karena lokasi berada di kawasan perbukitan dengan medan yang cukup berat. Namun, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat personel Satgas TMMD bersama masyarakat dalam menyelesaikan pekerjaan.
Hingga hari ke-15 pelaksanaan TMMD, progres pembukaan jalan telah mencapai **79,25 persen**. Dari total panjang 5.300 meter, sekitar 4.200 meter badan jalan telah berhasil dibuka dan diproses.
“Progres yang baik harus dibarengi dengan kualitas yang baik pula. Jalan ini bukan hanya dibangun untuk hari ini, tetapi akan digunakan masyarakat dalam jangka waktu yang panjang. Karena itu, setiap pekerjaan harus dilakukan secara teliti dan penuh tanggung jawab,” tegas Letkol Arm Kiky Hardian.
Ia menambahkan, Satgas TMMD terus mengoptimalkan tenaga dan alat berat agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu.
“Kami terus mengupayakan agar pengerjaan pembukaan jalan ini selesai sesuai jadwal, sehingga dapat memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat,” katanya.
Menurut Letkol Arm Kiky Hardian, keberadaan jalan tersebut nantinya akan membuka akses antarwilayah, mempercepat mobilitas hasil pertanian, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Ia juga mengingatkan seluruh personel Satgas agar selalu mengutamakan faktor keselamatan kerja selama proses pembangunan berlangsung.
“Kami berharap seluruh personel di lapangan selalu mengutamakan keselamatan kerja, sehingga dalam 30 hari pelaksanaan TMMD akses jalan ini dapat diselesaikan tepat waktu. Harapannya, jalan ini mampu meningkatkan kesejahteraan para petani yang selama ini bergantung pada akses tersebut,” pungkasnya.| Wardana*











