JAKARTA, Radarjakarta.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan resmi Perdana Menteri Kerajaan Thailand, Anutin Charnvirakul, di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa. Momen ini menjadi tonggak penting dalam hubungan bilateral kedua negara karena merupakan kunjungan resmi pertama seorang Perdana Menteri Thailand ke Indonesia dalam kurun waktu 15 tahun terakhir.
Dalam upacara penyambutan kenegaraan yang berlangsung khidmat, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kunjungan bersejarah tersebut. Menurutnya, kehadiran PM Anutin mencerminkan komitmen kuat Indonesia dan Thailand untuk mempererat hubungan persahabatan yang telah terjalin selama puluhan tahun sekaligus membuka babak baru kerja sama strategis di berbagai sektor.
Pertemuan bilateral menghasilkan sejumlah kesepakatan penting. Indonesia dan Thailand sepakat meningkatkan hubungan kedua negara menjadi kemitraan strategis (Strategic Partnership) yang mencakup penguatan kerja sama di bidang perdagangan, investasi, pertahanan, keamanan, ketahanan pangan, energi, kesehatan, pendidikan, hingga pengembangan ekonomi digital. Kedua pemimpin juga menegaskan pentingnya memperkuat konektivitas serta mendorong peningkatan nilai perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan.
Dalam pernyataan pers bersama, Presiden Prabowo menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Thailand memiliki arti penting bagi stabilitas dan kemajuan kawasan Asia Tenggara. Menurutnya, kedua negara sebagai anggota pendiri ASEAN memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga perdamaian, memperkuat sentralitas ASEAN, serta menghadapi berbagai tantangan global melalui kolaborasi yang erat dan saling menguntungkan.
Sementara itu, Perdana Menteri Anutin Charnvirakul menyampaikan penghargaan atas sambutan hangat pemerintah Indonesia. Ia menilai hubungan Bangkok dan Jakarta memiliki potensi besar untuk terus berkembang melalui kerja sama konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat kedua negara. Anutin juga menyatakan komitmennya untuk memperluas kolaborasi di berbagai bidang strategis, termasuk penguatan ekonomi, pariwisata, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan.
Kunjungan resmi PM Thailand ke Indonesia setelah jeda 15 tahun ini dinilai sebagai momentum penting dalam memperkokoh diplomasi bilateral sekaligus mempertegas posisi Indonesia dan Thailand sebagai motor penggerak ASEAN. Dengan ditingkatkannya hubungan menjadi kemitraan strategis, kedua negara diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat, meningkatkan daya saing ekonomi kawasan, serta memperkuat stabilitas dan perdamaian di tingkat regional maupun global.***











