BATAM, Radarjakarta.id – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV mendukung pengembangan olahraga layar melalui Open Tournament Kejuaraan Cabang Olahraga Layar Piala Panglima TNI yang digelar di Nongsa Point Marina, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (18/9/2026). Kejuaraan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI sekaligus wadah bagi atlet untuk menguji kemampuan dan membangun sportivitas.
Komandan Kodaeral IV Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko hadir bersama Ketua Daerah Kodaeral IV Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Peni Berkat Widjanarko. Kehadiran jajaran Kodaeral IV turut memperkuat sinergi TNI, pemerintah daerah, organisasi olahraga, serta masyarakat dalam mendorong kemajuan olahraga bahari di Kepulauan Riau.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Wadan Kodaeral IV, Ir Kodaeral IV, Kapoksahli Kodaeral IV, para pejabat utama dan Kasatker, Danlanal jajaran, pengurus Jalasenastri, perwakilan Pemerintah Kota Batam, Sekretaris Jenderal PB Porlasi, unsur Forkopimda, serta para atlet dan peserta kejuaraan.
Para peserta berkompetisi dalam sejumlah kategori, yakni ILCA 6 Open, ILCA 7 Men, ILCA 7 TNI/Polri, dan Techno 293 Open. Perlombaan menuntut kemampuan teknis mengendalikan layar, ketahanan fisik, kecepatan membaca arah angin, serta ketepatan menentukan strategi menghadapi kondisi perairan.
Selain menjadi arena kompetisi, kejuaraan ini menjadi ruang bagi para atlet dari berbagai kalangan untuk mempererat persaudaraan dan bertukar pengalaman. Nilai sportivitas, disiplin, serta saling menghargai menjadi bagian penting dalam setiap perlombaan, sehingga capaian atlet tidak hanya diukur dari hasil akhir.
Pemilihan Nongsa Point Marina, Batam, sebagai lokasi pertandingan juga memperlihatkan potensi kawasan tersebut sebagai bagian dari pengembangan olahraga bahari. Karakteristik perairan Batam memberikan ruang bagi atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus memperkenalkan potensi maritim daerah kepada peserta dan masyarakat.
Melalui Piala Panglima TNI, Kodaeral IV mendorong agar olahraga layar semakin dikenal dan diminati generasi muda. Dukungan tersebut diharapkan membuka peluang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama Indonesia di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap olahraga bahari.***











