NGAWI, Radarjakarta.id — Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Samidi yang dimulai dari nol terus menunjukkan perkembangan. Memasuki hari ke-13 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim Ngawi, anggota Satgas TMMD bersama warga berhasil merampungkan pemasangan bata ringan atau hebel, Minggu (25/10/2026).
Pembangunan rumah tersebut merupakan salah satu sasaran fisik program TMMD ke-130 yang bertujuan membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman. Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel TNI dan masyarakat setempat.
Serka Endro, salah satu anggota Satgas TMMD yang terlibat langsung dalam pembangunan RTLH, mengungkapkan bahwa membangun rumah dari nol dengan waktu pengerjaan yang terbatas menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh personel.
“Dengan waktu yang terbatas, kami mengerjakan pembangunan rumah dari nol. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami. Namun, kondisi tersebut justru membuat kami dan seluruh anggota Satgas TMMD semakin termotivasi untuk bekerja lebih giat agar pembangunan dapat selesai tepat waktu,” ujar Serka Endro.
Menurutnya, semangat gotong royong antara personel Satgas TMMD dan warga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan. Kebersamaan di lapangan juga mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rampungnya pemasangan hebel pada hari ke-13 menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan rumah Samidi. Satgas TMMD bersama warga selanjutnya terus melanjutkan pekerjaan sesuai tahapan yang telah direncanakan agar rumah tersebut dapat diselesaikan tepat waktu.
Melalui program TMMD ke-130 Kodim Ngawi, pembangunan RTLH ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi Samidi dan keluarganya. Selain menghadirkan hunian yang lebih layak, kegiatan tersebut juga memperkuat nilai gotong royong, kepedulian sosial, serta kedekatan TNI dengan masyarakat.***











