Musda ke-6 FORKABI Jakarta Barat Digelar, Abdul Azis Muslim Resmi Nahkodai DPD

banner 468x60

JAKARTA BARAT, Radarjakarta.id — Musyawarah Daerah (Musda) ke-6 Dewan Pimpinan Daerah Forum Komunikasi Anak Betawi (DPD FORKABI) Jakarta Barat resmi digelar di Gedung Pertemuan Citra 7, Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (25/8/2026).

Forum organisasi tersebut menetapkan Abdul Azis Muslim, S.H. sebagai Ketua DPD FORKABI Jakarta Barat. Pelaksanaan Musda menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan dan program FORKABI Jakarta Barat ke depan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kegiatan dibuka oleh Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Ali Murthadho. Hadir pula Ketua Umum DPP FORKABI H. Abdul Ghoni, anggota DPRD DKI Jakarta Riano, perwakilan Kesbangpol Jakarta Barat, tokoh masyarakat, jajaran pengurus FORKABI, serta para pimpinan FORKABI dari sejumlah wilayah Jabodetabek.

Musda juga diikuti delapan Ketua DPC FORKABI se-Jakarta Barat dan 45 Ketua DPRt FORKABI tingkat kelurahan. Kehadiran unsur organisasi dari tingkat wilayah hingga kelurahan menunjukkan besarnya keterlibatan struktur FORKABI dalam forum tersebut.

Abdul Azis Bawa Mandat Perkuat Soliditas Organisasi

Terpilihnya Abdul Azis Muslim dilakukan melalui mekanisme organisasi dengan mengedepankan musyawarah, kebersamaan, dan persatuan. Ia menyampaikan bahwa jabatan tersebut bukan sekadar posisi kepemimpinan, melainkan amanah yang harus dijalankan bersama seluruh jajaran organisasi.

“Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang harus saya jalankan bersama seluruh pengurus dan anggota FORKABI Jakarta Barat,” ujar Abdul Azis.

Ia menegaskan, kepengurusan yang dipimpinnya akan diarahkan untuk memperkuat soliditas organisasi, menjaga marwah FORKABI, serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.

Menurut Abdul Azis, FORKABI tidak hanya berfungsi sebagai wadah organisasi masyarakat Betawi, tetapi juga memiliki peran sosial dalam menjaga persatuan, keamanan, pelestarian budaya, dan pembangunan di Jakarta Barat.

Ia juga mengajak seluruh keluarga besar FORKABI menjaga kekompakan setelah proses Musda. Perbedaan pandangan selama musyawarah, menurutnya, merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus disikapi secara dewasa.

“Perbedaan dalam musyawarah adalah hal biasa, namun persatuan dan kebersamaan harus menjadi prioritas utama,” katanya.

Pemkot Dorong FORKABI Jadi Mitra Pemerintah

Wakil Wali Kota Jakarta Barat Ali Murthadho menilai Musda bukan sekadar agenda formal organisasi. Menurutnya, forum tersebut harus mampu menghasilkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia mendorong FORKABI menjadi mitra sekaligus kolaborator pemerintah dalam menghadapi berbagai persoalan di Jakarta Barat, termasuk persoalan sampah, pencegahan kebakaran, dan masalah sosial di tengah masyarakat.

“Ke depan, kekuatan organisasi tidak ada di otot, tapi ada di otak. Pada akhirnya nanti sebuah organisasi yang dicintai oleh masyarakat adalah yang penuh kebermanfaatan,” ujar Ali Murthadho.

Senada dengan itu, Ketua Umum DPP FORKABI H. Abdul Ghoni menekankan pentingnya persatuan dan keterbukaan organisasi. Ia meminta FORKABI Jakarta Barat membangun kolaborasi dengan seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang etnis.

“Kita harus merangkul seluruh lapisan masyarakat dan berkolaborasi dalam menjalankan roda organisasi bersama-sama,” kata Abdul Ghoni.

Musda ke-6 DPD FORKABI Jakarta Barat akhirnya menjadi titik awal bagi kepengurusan baru untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus memperluas kontribusi sosial. Dengan kepemimpinan Abdul Azis Muslim, FORKABI Jakarta Barat diharapkan mampu menjaga nilai-nilai budaya Betawi sembari mengambil peran lebih aktif dalam pembangunan dan pelayanan masyarakat.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.