KTT ASEAN di Filipina, Prabowo Dijadwalkan Hadir Bahas Geopolitik

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Langkah Prabowo Subianto menuju panggung regional dipastikan kian strategis. Presiden RI itu dijadwalkan menghadiri KTT ASEAN ke-48 di Cebu pada 7–8 Mei 2026, di tengah tekanan geopolitik global yang kian memanas. Forum ini mengusung tema “Navigating Our Future Together”, namun dinamika di baliknya jauh dari sekadar slogan.

Sorotan utama KTT kali ini mengerucut pada dampak konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang mulai mengguncang stabilitas energi dan pangan di Asia Tenggara. Isu ini diprediksi menjadi medan tarik-menarik kepentingan yang menentukan arah kebijakan kawasan dalam waktu dekat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menegaskan Presiden akan mengikuti agenda inti, mulai dari sidang pleno hingga sesi tertutup para pemimpin. Di forum inilah, keputusan-keputusan krusial biasanya lahir sering kali jauh dari sorotan publik namun berdampak luas bagi jutaan warga ASEAN.

Tak hanya pertemuan para kepala negara, rangkaian forum juga melibatkan para menteri luar negeri dan pejabat tinggi kawasan. Agenda seperti ASEAN Foreign Ministers Meeting hingga forum gabungan politik dan ekonomi akan menjadi ruang negosiasi intens, terutama terkait respons kolektif terhadap gejolak global yang semakin tak terduga.

Indonesia, menurut Yvonne, datang dengan pesan yang tidak biasa: memperkuat soliditas ASEAN di tengah tekanan eksternal. Di saat rivalitas global kian tajam, dorongan untuk menjaga kesatuan kawasan dinilai menjadi kartu penting agar Asia Tenggara tidak terjebak dalam pusaran konflik yang lebih luas.

Sinyal kehadiran Presiden juga diperkuat oleh Aris Marsudiyanto yang menyebut forum ini sebagai momentum penting untuk membahas kerja sama strategis, termasuk isu geopolitik dan geoekonomi. Meski detail agenda belum dibuka penuh, arah pembicaraan dipastikan menyentuh kepentingan vital kawasan.

KTT ke-48 ASEAN sendiri akan resmi dibuka pada 8 Mei 2026, setelah didahului pertemuan tingkat pejabat senior sejak 6 Mei. Di tengah ketidakpastian global, kehadiran Prabowo bukan sekadar diplomasi rutin melainkan langkah menentukan untuk menjaga posisi Indonesia dan ASEAN di peta kekuatan dunia yang terus berubah.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.