JAKARTA, Radarjakarta.id – Ketua Umum Serikat Muda Amanat Rakyat Indonesia (Smart Indonesia), Yayan memberikan apresiasi tinggi terhadap pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rapat paripurna DPR terkait penyampaian Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 pada 20 Mei 2026.
Menurut Yayan, pidato Presiden menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global. Ia menilai, pidato tersebut juga membawa optimisme baru serta komitmen kuat pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pidato Presiden menunjukkan keseriusan, optimisme baru, serta komitmen kuat pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan global,” ujar Yayan.
Ia juga menyoroti fokus pemerintah terhadap penguatan industri, peningkatan investasi, serta pemerataan pembangunan hingga ke daerah-daerah. Selain itu, Presiden kembali menegaskan pentingnya pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945 sebagai landasan pembangunan ekonomi nasional.
Adapun poin-poin yang kembali ditegaskan Presiden meliputi:
1. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan.
2. Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
3. Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
4. Perekonomian nasional diselenggarakan berdasarkan demokrasi ekonomi.
Lebih lanjut, Yayan mengaku optimistis terhadap arah kebijakan pemerintah, khususnya bagi generasi muda. Menurutnya, kebijakan yang disampaikan Presiden memberikan harapan baru terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan ketersediaan lapangan kerja di masa mendatang.
“Kami sebagai generasi muda optimistis bahwa arah kebijakan negara saat ini memberikan angin segar bagi peningkatan kualitas pendidikan serta terbukanya lebih banyak lapangan pekerjaan bagi anak bangsa,” tutupnya.











