Kapolda Riau dan Pangdam XIX Tanam Pohon Bersama Pelajar, Cegah Karhutla
PEKANBARU, Radarjakarta.id — Sinergi TNI-Polri dalam menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkuat melalui kegiatan penanaman pohon bersama pelajar di Riau. Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo turut menanam pohon bersama siswa sekolah dasar.
Kegiatan tersebut berlangsung di Markas Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Jumat (25/9/2026). Penanaman pohon menjadi bagian dari rangkaian silaturahmi Kapolda Riau bersama jajaran Polda Riau dengan pimpinan dan pejabat utama Kodam XIX/Tuanku Tambusai.
Sejumlah pelajar dari SDN 42 Pekanbaru dan SDN 68 Pekanbaru ikut dalam kegiatan tersebut. Kapolda, Pangdam, serta para siswa melakukan penanaman ratusan bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus mengajak generasi muda terlibat dalam kegiatan positif.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Akhmadi mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk kolaborasi TNI-Polri yang melibatkan generasi muda dalam upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, keterlibatan pelajar juga menjadi sarana membangun komunikasi dan kedekatan antara aparat dengan generasi muda.
Selain aspek lingkungan, pertemuan Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai menjadi momentum memperkuat koordinasi kedua institusi. Sinergi tersebut mencakup kerja sama dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah Riau, termasuk menghadapi persoalan kebakaran hutan dan lahan.
Kegiatan penanaman pohon juga sejalan dengan upaya Polda Riau mengembangkan Green Policing, yakni pendekatan kepolisian yang turut mendorong kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Program tersebut sebelumnya telah melibatkan sekolah dan berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan penanaman pohon.
Melalui kegiatan bersama tersebut, TNI-Polri tidak hanya memperkuat koordinasi antarlembaga, tetapi juga mengajak pelajar mengenal pentingnya menjaga lingkungan sejak dini. Penanaman pohon diharapkan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menjaga ekosistem sekaligus mendukung upaya pencegahan karhutla di Riau.|Santi Sinaga*











