JAKARTA, Radarjakarta.id – Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) kembali menghadirkan Pesta Wirausaha Nasional (PWN), ajang yang dirancang sebagai ruang pertemuan bagi pelaku usaha, investor, pemerintah, akademisi, dan komunitas bisnis dari berbagai daerah di Indonesia.
Acara yang dibuka oleh Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman ini akan berlangsung pada 20–21 Juni 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.
Chief Operating Officer (COO) PWN 2026, Mas Djun mengatakan, pihaknya ingin menghadirkan sebuah ekosistem yang mampu menjawab kebutuhan riil para pelaku usaha di tengah perubahan yang berlangsung cepat.
“PWN 2026 bukan sekadar event seminar atau pameran bisnis. Kami membangun sebuah ekosistem pertemuan yang mempertemukan ide, peluang, solusi, dan kolaborasi,” ujar Mas Djun dalam sambutannya, Sabtu (20/6/2026).
Menurut Mas Djun, kehadiran berbagai pemangku kepentingan dalam satu forum diharapkan mampu melahirkan kolaborasi nyata yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan usaha dan penciptaan peluang ekonomi baru.
Mengusung tema “2 Dekade: Next Level Legacy”, PWN 2026 akan menghadirkan beragam agenda mulai dari sesi inspirasi bisnis, talkshow kewirausahaan, business matching, pameran usaha, hingga forum networking yang mempertemukan pelaku UMKM dengan investor dan mitra strategis.
Selain menjadi ruang kolaborasi, ajang ini juga menjadi momentum refleksi perjalanan dua dekade TDA dalam membangun gerakan kewirausahaan di Indonesia.
Sementara itu, Presiden TDA 8.0, Eko Desriyanto menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi pelaku usaha saat ini menuntut kemampuan beradaptasi yang lebih tinggi dibanding sebelumnya.
Selama 20 tahun, lanjut Eko, TDA telah tumbuh menjadi salah satu komunitas pengusaha terbesar di Indonesia yang dibangun oleh semangat berbagi, bertumbuh, dan berkolaborasi.
“PWN 2026 menjadi momentum untuk melanjutkan warisan tersebut ke level yang lebih tinggi. Legacy bukan hanya tentang apa yang kita capai hari ini, tetapi bagaimana kita menyiapkan generasi pengusaha berikutnya agar mampu menghadapi tantangan zaman dan memberikan dampak yang lebih besar bagi bangsa,” kata Eko.
Ia menilai pemanfaatan teknologi, inovasi model bisnis, dan penguatan jejaring usaha menjadi faktor penting agar UMKM Indonesia mampu bersaing di pasar yang semakin dinamis.
PWN 2026 mendapat dukungan dari Kementerian UMKM, Kementerian Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Perdagangan. Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir, termasuk Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Founder ESQ Ary Ginanjar, serta trainer bisnis James Gwee.
Melalui penyelenggaraan PWN 2026, TDA berharap lahir lebih banyak kolaborasi strategis yang dapat memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional sekaligus mendorong kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.











