Gempa M 5,2 Guncang Banten, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

banner 468x60

BANTEN, Radarjakarta.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,2 mengguncang wilayah sekitar Banten pada Jumat, 18 September 2026 malam. Berdasarkan informasi awal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pukul 21.36.17 WIB dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 198 kilometer barat daya Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

BMKG mencatat episenter gempa berada pada koordinat 8,64 derajat Lintang Selatan (LS) dan 105,74 derajat Bujur Timur (BT), dengan kedalaman 10 kilometer. Data tersebut merupakan parameter awal yang dirilis BMKG beberapa menit setelah gempa terjadi.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Gempa Mag: 5.2, 18-Sep-26 21:36:17 WIB,” demikian keterangan awal BMKG terkait kejadian tersebut. BMKG juga menyatakan hasil pemodelan menunjukkan gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Dalam pemutakhiran analisis, BMKG kemudian memperbarui parameter gempa menjadi magnitudo M5,1 dengan kedalaman 33 kilometer. Episenter disebut berada di koordinat 8,66 LS dan 105,67 BT atau sekitar 202 kilometer barat daya Bayah-Banten. BMKG mengategorikan gempa tersebut sebagai gempa dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia.

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan BMKG, gempa dirasakan dengan intensitas II MMI di Cianjur dan Sukabumi. Pada skala tersebut, getaran dapat dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung dapat bergoyang.

Hingga pukul 22.00 WIB, BMKG menyatakan belum terdapat aktivitas gempa bumi susulan berdasarkan hasil pemantauan. Masyarakat diminta tetap tenang, tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat guncangan.

BMKG mengimbau masyarakat memperoleh perkembangan informasi gempa hanya melalui kanal resmi BMKG. Untuk kejadian Jumat malam tersebut, status peringatan tsunami dinyatakan tidak berpotensi tsunami.|Cut Meiliana*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.