LOMBOK TENGAH, Radarjakarta.id — Penjualan tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026 terus menunjukkan peningkatan menjelang pelaksanaan balapan pada 9–11 Oktober 2026. Hingga Senin (14/9/2026), penjualan tiket untuk umum telah mencapai 53 persen, sementara tiket khusus penonton ber-KTP Nusa Tenggara Barat (NTB) mencapai 91 persen.
Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) sekaligus Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Reza Warokka, menyampaikan perkembangan tersebut seusai rapat persiapan MotoGP di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (14/9/2026). Menurutnya, tingginya penjualan menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah.
ITDC menargetkan 145 ribu penonton hadir langsung pada MotoGP Mandalika 2026. Target tersebut lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 140 ribu penonton dari target awal 120 ribu. Sebelumnya, pada 10–15 September, sejumlah laporan media mencatat penjualan tiket berada di kisaran 51 persen sebelum kembali meningkat menjadi 53 persen pada 14 September.
Antusiasme penonton juga dipengaruhi kehadiran pembalap dunia Marc Marquez serta dua wakil Indonesia, Mario Suryo Aji di kelas Moto2 dan Veda Ega Pratama di kelas Moto3. ANTARA melaporkan kehadiran Mario dan Veda ikut mendorong penjualan tiket MotoGP Mandalika 2026.
Dari sisi kesiapan penyelenggaraan, ITDC sebelumnya menyebut persiapan MotoGP Mandalika 2026 telah mencapai sekitar 80 persen, mencakup kebutuhan balapan maupun kegiatan di luar lintasan. Sejumlah fasilitas juga disiapkan, termasuk penambahan storage, perbaikan race control dan pembangunan camping ground.
MotoGP Mandalika juga ditargetkan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi NTB dan sektor pariwisata. ITDC menargetkan dampak ekonomi lebih dari Rp4,9 triliun, setelah penyelenggaraan 2025 disebut menghasilkan sekitar Rp4,9 triliun. Untuk 2026, Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia menyampaikan harapan dampaknya dapat mencapai sekitar Rp5 triliun atau lebih.
Selain balapan di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, NTB, rangkaian kegiatan juga mencakup agenda Rider Parade di Kota Mataram pada 7 Oktober 2026. Sementara balapan utama MotoGP Indonesia berlangsung pada Jumat–Minggu, 9–11 Oktober 2026, sebagaimana tercantum dalam kalender resmi MotoGP.











