Danpussenarmed Cek Kesiapan Alutsista Astros Yonarmed 1

banner 468x60

MALANG, Radarjakarta.id – Di tengah meningkatnya eskalasi konflik bersenjata di berbagai belahan dunia, kesiapan pertahanan negara kembali menjadi perhatian utama. Perang modern saat ini tidak hanya ditentukan oleh jumlah personel, tetapi juga oleh kecanggihan alutsista, profesionalisme prajurit, serta kecepatan satuan dalam merespons setiap potensi ancaman.

Menjawab tantangan tersebut, TNI Angkatan Darat terus memperkuat kesiapsiagaan satuan jajarannya. Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Medan (Danpussenarmed) TNI AD, Mayjen TNI Dr. Budi Eko Mulyono, S.Sos., M.M., CHRMP, bersama Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Yonarmed 1/Ajusta Yudha di Singosari, Malang, Selasa (3/6/2026).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kunjungan ini tidak sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari langkah strategis untuk memastikan kesiapan operasional satuan artileri medan sebagai salah satu kekuatan utama daya gempur TNI AD. Rombongan disambut langsung oleh Komandan Yonarmed 1/Ajusta Yudha, Letkol Arm Fauzi Raspati Al’ansyori, S.Sos., beserta seluruh prajurit.

Dalam kesempatan tersebut, Danpussenarmed meninjau secara langsung kesiapan pangkalan, kondisi personel, pembinaan satuan, hingga operasional Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) Astros yang menjadi salah satu kekuatan strategis TNI AD dalam menghadapi spektrum ancaman modern.

Di berbagai konflik dunia, sistem artileri roket terbukti memiliki peran vital dalam menentukan keberhasilan operasi militer. Karena itu, kesiapan Astros beserta prajurit pengawaknya menjadi faktor penting yang harus terus dipelihara agar mampu memberikan daya gempur secara efektif setiap saat negara membutuhkan.

Selain alutsista, Danpussenarmed juga mengevaluasi kesiapan baterai tempur dalam menghadapi program latihan mendatang. Latihan berkesinambungan dinilai menjadi kunci utama untuk meningkatkan kemampuan teknis, taktis, serta mental prajurit agar selalu siap menghadapi dinamika medan operasi modern.

Dalam arahannya, Danpussenarmed menegaskan pentingnya peningkatan profesionalisme prajurit di tengah tantangan pertahanan yang semakin kompleks.

“Tantangan pertahanan di masa depan akan semakin kompleks. Karena itu, setiap prajurit harus terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, kemampuan penguasaan teknologi persenjataan, serta menjaga kesiapsiagaan operasional satuan,” tegasnya.

Sementara itu, Pangdivif 2 Kostrad menekankan pentingnya pembinaan kekuatan tempur yang dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, kesiapan personel, pemeliharaan alutsista, dan kualitas latihan merupakan tiga pilar utama yang tidak dapat dipisahkan dalam menjaga kesiapsiagaan satuan.

Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen TNI Angkatan Darat dalam membangun kekuatan pertahanan yang profesional, modern, dan adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis global. Dengan pembinaan berkelanjutan dari Pussenarmed serta dukungan Divif 2 Kostrad, Yonarmed 1/Ajusta Yudha diharapkan semakin solid sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.| Bagus Wirawiri*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.