Begal Bersenjata Api Diamuk Massa di Tambora, Warga Terluka

banner 468x60

Jakarta Barat, RadarJakarta.id – Dua pelaku begal bersenjata api rakitan babak belur setelah diamuk massa di Jalan Sawah Lio, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (23/10/2025) sore.

Aksi nekat kedua pria yang diduga pelaku begal ini sempat membuat panik warga sekitar. Mereka diketahui membawa senjata api rakitan saat melakukan aksinya, yang akhirnya terekam dan viral di media sosial. Video yang diunggah akun Instagram @warga.jakbar memperlihatkan kerumunan warga memadati gang sempit, sambil berteriak:
“Begal bawa pistol, ada yang ketembak tuh satu,” ujar perekam video.

Kapolsek Tambora, Kompol Muhammad Kukuh Islami, membenarkan insiden tersebut. “Informasinya seperti itu, ada dugaan begal,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (24/10/2025).

Menurut Kompol Kukuh, salah satu pelaku sempat melepaskan tembakan ke udara. Peluru tersebut memantul dan mengenai seorang warga di sekitar lokasi. “Iya, sempat melepas tembakan. Peluru pantul dari atas mengenai seseorang. Kondisi korban masih sadar dan sedang mendapatkan perawatan,” jelasnya.

Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula sekitar pukul 17.51 WIB, saat Bhabinkamtibmas Kelurahan Jembatan Lima, Aiptu Resiani Sagita, menerima laporan dari warga terkait aksi begal di sekitar Alfamart RW 06.

“Sekitar pukul 17.51 WIB, kami mendapat telepon dari warga bahwa ada begal di Alfamart RW 06. Bhabinkamtibmas segera menuju ke lokasi,” kata Aiptu Resiani.

Setibanya di TKP, petugas mendapati kedua pelaku, berinisial DP (25) dan RK (26), telah menjadi sasaran amukan massa. Korban wanita yang terkena peluru pantul langsung dilarikan warga ke Puskesmas Tambora untuk pertolongan pertama.

Kapolsek Tambora menjelaskan, pelaku sempat melepaskan tembakan ke udara saat dikepung warga. Akibatnya, seorang wanita berinisial J terkena peluru di bagian dada sebelah kiri. Kondisi korban saat ini sadar dan stabil, meski masih menjalani perawatan.

Barang Bukti dan Penanganan Polisi
Polisi berhasil mengamankan satu pucuk senjata api (senpi) rakitan yang digunakan pelaku. Kedua pelaku mengalami luka parah akibat diamuk massa dan kini dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis. Polisi menyatakan belum bisa memintai keterangan karena kondisi keduanya masih lemah.

“Senpi rakitan sudah diamankan. Pelaku sempat tidak sadarkan diri karena diamuk massa,” ujar Kompol Kukuh. Selanjutnya, pelaku dan barang bukti diserahkan ke Buser Reskrim untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Reaksi Warga dan Dampak Sosial
Aksi begal bersenjata ini menjadi perhatian warga sekitar, dengan kerumunan yang memadati lokasi kejadian. Video insiden tersebut viral di media sosial, memicu diskusi tentang keamanan kawasan Tambora. Pihak kepolisian menegaskan akan terus melakukan pendalaman kasus percobaan pencurian dengan kekerasan ini.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.