JAKARTA, RadarJakarta.id — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar menjadi momentum untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat. Melalui tema “Bersama Rakyat, Karya Nyata, Rakyat Sejahtera”, kader muda Golkar didorong untuk tidak hanya aktif dalam kegiatan politik, tetapi juga hadir memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
Wakil Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) DKI Jakarta, Reza Pahlevi, menegaskan bahwa generasi muda harus mengambil peran lebih besar dalam meneruskan perjuangan para pendahulu melalui kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan program yang berdampak langsung bagi warga. Menurutnya, pengabdian kepada rakyat harus menjadi bagian dari kerja organisasi sehari-hari, bukan sekadar agenda seremonial.
Reza mengatakan, kegiatan ziarah ke makam para senior Golkar dan aksi donor darah dalam rangkaian peringatan HUT menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai perjuangan sekaligus memperkuat kepedulian sosial. Ia menilai, kedekatan dengan masyarakat harus dibangun melalui tindakan nyata dan kesediaan mendengarkan aspirasi warga.
“Sebagai kader Golkar di DKI Jakarta, peringatan HUT ke-62 ini terasa sangat berkesan. Saat melakukan ziarah ke makam para senior Golkar, kami kembali diingatkan akan landasan perjuangan dan dedikasi mereka. Semangat itulah yang kami bakar kembali lewat aksi donor darah dan kegiatan sosial. Kami ingin membuktikan bahwa Golkar lahir dan besar bersama rakyat,” ujar Reza, Senin (19/10/2026).
Ia berharap AMPG DKI Jakarta berkembang menjadi wadah kepemudaan yang aktif menjawab kebutuhan masyarakat, terutama generasi muda yang menghadapi persoalan lapangan pekerjaan dan kesempatan untuk berkembang. Reza menegaskan, AMPG tidak boleh hanya terlihat saat peringatan hari jadi partai atau menjelang pemilihan umum.
“Kami tidak mau AMPG hanya jadi penggembira saat HUT atau Pemilu. Ke depan, AMPG harus jadi mesin karya nyata. Turun langsung ke warga, ke kampus, mendengar keluhan rakyat Jakarta, khususnya anak muda soal kerja dan lapangan pekerjaan. Golkar harus hadir dengan solusi,” tegasnya.
Selain memperkuat kegiatan sosial, Reza juga mendorong kepemimpinan Partai Golkar agar memberikan ruang lebih luas kepada kader muda untuk menempati posisi strategis, menyampaikan gagasan, dan memimpin program yang bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, regenerasi tidak cukup dilakukan melalui pelibatan anak muda dalam kegiatan seremonial, tetapi harus disertai kepercayaan dan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan.
“Kami tidak mau kader muda hanya disuruh pasang baliho dan jaga acara, tetapi benar-benar diberi kepercayaan untuk memimpin. Kami siap. AMPG DKI Jakarta punya banyak kader muda yang punya kemampuan digital, jaringan anak muda, dan semangat juang yang sama seperti pendahulu kami,” katanya.
Reza menegaskan, tema HUT ke-62 Golkar harus diterjemahkan menjadi komitmen yang dapat diukur melalui kerja nyata. Ia berharap AMPG DKI Jakarta menjadi ruang bagi anak muda untuk berkarya tanpa dibatasi latar belakang keluarga maupun kedekatan dengan elite partai. “Bersama rakyat artinya Golkar memilih untuk tidak berada di atas, tetapi berada di samping rakyat. Karya nyata artinya kami tidak mau berpolitik dengan kata-kata, kami berpolitik dengan bukti kerja. Dan rakyat sejahtera adalah tujuan akhirnya. Karena buat apa kita berkuasa kalau rakyatnya tidak sejahtera?” ujarnya. Ia pun menyampaikan ucapan selamat HUT ke-62 Partai Golkar dan mengajak seluruh kader menjaga kedekatan dengan masyarakat, khususnya generasi muda di Jakarta.***











