JAKARTA, Radarjakarta.id — Nama Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Imam Widodo tercatat dalam perjalanan panjang Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri. Lahir di Malang, Jawa Timur, 22 September 1967, Imam merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1989 yang sebagian besar kariernya bersentuhan dengan Brimob dan satuan khusus. Ia kemudian dipercaya menjadi Komandan Korps Brimob (Dankorbrimob) Polri pada Oktober 2023, menggantikan Komjen Pol Anang Revandoko yang memasuki masa pensiun. Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2360/X/KEP./2023.
Perjalanan karier Imam dimulai dari sejumlah penugasan kewilayahan dan satuan Brimob. Ia pernah menjabat Kapolres Tanjungpinang, Wadansat Brimob Polda Metro Jaya pada 2008, serta Dansat Brimob Polda Aceh pada 2010. Kariernya kemudian semakin dekat dengan satuan khusus setelah dipercaya menjadi Danden Gegana Korbrimob Polri pada 2013 dan Danpas Gegana Korbrimob Polri pada 2017.
Setelah dari Gegana, Imam mendapat sejumlah amanah strategis di lingkungan Korbrimob. Pada 2019 ia menjabat Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri, kemudian dipercaya sebagai Danpas Pelopor Korbrimob Polri pada 2020. Pada 27 Maret 2023, Imam diangkat menjadi Wadankorbrimob Polri sebelum beberapa bulan kemudian dipercaya menduduki posisi tertinggi di Korps Brimob.
Saat memimpin Korps Brimob, Imam terlibat dalam berbagai agenda pembinaan kesiapan personel dan penguatan kemampuan satuan. Dalam kegiatan HUT ke-65 Pelopor di Mako Pasukan Pelopor Korbrimob, Kelapadua, Cimanggis, Kota Depok, Sabtu, 14 September 2024, Imam hadir sebagai Dankorbrimob bersama jajaran pimpinan Korbrimob.
Sebelum mencapai posisi puncak di Korbrimob, sejumlah profil menyebut Imam memiliki pengalaman penugasan dalam operasi keamanan, antara lain Operasi Seroja, penanganan konflik di Aceh, dan Operasi Nemangkawi di Papua. SINDOnews juga mencatat keterlibatannya dalam operasi di Papua pada 2019. Sementara itu, rekam jejaknya di Gegana menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan kariernya di lingkungan Brimob.
Pengabdian Imam juga ditandai sejumlah tanda jasa yang tercatat dalam profil media, antara lain Bintang Bhayangkara Nararya, Satyalancana Pengabdian, Satyalancana Dharma Nusa, Satyalancana Seroja, Satyalancana Operasi Kepolisian, Satyalancana Bhakti Buana, serta UNTAC Medal. Namun, setiap daftar penghargaan tetap perlu merujuk pada dokumen atau sumber resmi apabila hendak digunakan sebagai data definitif.
Masa kepemimpinan Imam sebagai Dankorbrimob berakhir pada September 2025. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin sertijab di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 30 September 2025. Dalam kesempatan tersebut, posisi Dankorbrimob diserahkan kepada Irjen Pol Ramdani Hidayat, yang sebelumnya menjabat Wadankorbrimob. Imam memasuki masa purna tugas setelah perjalanan panjang dari penugasan Brimob, Gegana, Pasukan Pelopor hingga memimpin Korps Brimob Polri.***











